Connect With Us

Sadis! Kepergok Curi Uang, Pemuda ini Tusuk Bibinya Sendiri di Jayanti

Mohamad Romli | Minggu, 30 September 2018 | 02:35

Tersangka berinisial AN, 21, pelaku yang tega menusuk saudaranya sendiri kini mendekam di Mapolsek Cisoka. (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Benar kata pameo, uang tak mengenal saudara, hal itu yang terjadi di Kampung Gintung RT 02/07, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Jumat (28/9/2018).

AN, 21, kini harus merasakannya dinginnya lantai ruang tahanan Mapolsek Cisoka karena disangkakan telah menusuk Fatonah, 56, yang tak lain bibinya sendiri dengan obeng.

Dibeberkan Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti, peristiwa memilukan itu terjadi karena pemuda yang rumahnya berdekatan dengan korban itu kepergok mencuri uang milik korban.

Kata Uka, persisnya korban melakukan pencurian itu saat rumah dalam kondisi sepi, karena suami korban sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat.

"Tersangka masuk ke kamar korban dan mencuri uang sejumlah 2,5 juta Rupiah yang di simpan dibawah tempat tidur," kata Kapolsek, Sabtu (29/9/2018).

Namun, aksi pelaku tersebut dipergoki oleh korban. Panik perbuatannya diketahui pemilik rumah, pelaku pun gelap mata dan langsung mendorong korban hingga terjatuh.

Tak hanya itu, pelaku juga diduga ingin menghapus jejak kejahatannya dengan berusaha merenggut nyawa korban. Ia menghunuskan obeng yang digunakan untuk mencongkel jendela kamar korban saat akan masuk ke lokasi.

"Korban beberapa kali ditusuk di perut serta kepala," jelasnya.

Lanjut Uka, melihat korban sudah tak berdaya dengan bercecerah darah, pelaku pun segera meninggalkan lokasi dan kabur dari kampung tersebut.

Namun dugaan pelaku ternyata meleset, saat korban ditemukan anggota keluarganya, korban masih bernafas dan segera dilarikan ke RSUD Balaraja.

"Setelah mendapatkan laporan, kami langsung memburu tersangka di rumah mertuanya di Cikande, Kabupaten Serang, ternyata tidak ada disana," kata Uka.

Perburuan pun terus berlanjut, polisi terus melacak keberadaan pelaku dan akhirnya berhasil menemukan titik terang. Pelaku bersembunyi di rumah kontrakan salah satu temannya di Kawasan Industri Pancatama ,Desa Sumur Hejo, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

"Akhirnya, hari ini tersangka berhasil kami tangkap, kurang dari 24 jam" imbuhnya.

Saat diinterogasi, ternyata pelaku sudah tiga kali mencuri uang bibinya tersebut. Pertama, ia mencuri sebesar Rp7 juta, yang kedua sebesar Rp3 juta, sementara diaksi terakhirnya sebesar Rp2,5 juta. Dari ketiga aksinya, pelaku melakukannya disaat kondisi rumah sedang sepi, yaitu saat waktu Jumatan.

Penjara sebagai hukuman setimpal atas perbuatan pelaku pun telah menantinya, penyidik menjeratnya dengan pasal 365 KUHP.

"Tersangka terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," tegas Kapolsek.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill