Connect With Us

Minta Diantar Bolak-balik, Penumpang Tusuk Driver Ojol di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 30 Agustus 2018 | 14:19

Pelaku bernama Handy Kariady, 25 tega melakukan Penganiayaan terhadap driver ojek online. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa malang dialami Deby Alfian, 41, seorang driver ojek online (Ojol) asal Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Deby menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh penumpangnya sendiri.

Penumpang bernama Handy Kariady, 25, tega menusuk korban dengan gunting setelah diantar bolak-balik dari Jakarta ke Tangerang. Modus antar dan penusukan dipicu karena pelaku ingin mencuri sepeda motor korban.

Kapolsek Batuceper Kompol Hidayat Iwan menerangkan ikhwal peristiwa tersebut berawal saat pelaku memesan jasa antar ojek online di Mall Ciputra, Jakarta Barat pada Kamis (30/8/2018).

Menurutnya, pelaku bertemu korban untuk meminta diantar ke arah tujuannya di Perumahan Budi Indah, Batuceper, Kota Tangerang sekitar pukul 03.00 WIB.

"Setelah sampai di tujuan, pelaku tidak turun dan pelaku meminta kembali diantarkan ke kawasan Jakarta Barat dengan alasan HP-nya tertinggal di rumah temannya," ucapnya.

Korban pun tidak curiga dengan niat pelaku sehingga ia menuruti permintaan pelaku. Ketika tiba di Jakarta Barat, pelaku tidak bertemu dengan temannya untuk mengambil HP yang tertinggal.

Kemudian, pelaku meminta diantarkan kembali ke tujuan semula di Batuceper.  Permintaan ini pun kembali dituruti korban.

Hidayat mengatakan sesampainya di Perumahan Budi Indah, pelaku langsung menusuk tengkuk korban menggunakan gunting yang sudah disiapkan dan dibawanya.

"Korban terluka dan jatuh, pelaku untuk kedua kalinya menusuk korban kearah dada namun berhasil di tangkis sehingga gunting mengenai jari telunjuk tangan kanan korban," katanya.

Aksi brutal pelaku tidak berhenti sampai di situ. Pelaku kembali menusuk korban untuk ketiga kalinya dan mengenai punggung korban. Melihat korban tak berdaya, kemudian pelaku mencuri sepeda motor korban jenis Honda Revo.

"Pelaku sempat membawa atau mengendarai sepeda motor korban sekira jarak 10 meter dari TKP pelaku yang panik menabrak mobil," ucap Hidayat.

Suasana mencekam pun terasa. Warga dengan riuh berteriak melihat insiden ini. Diwaktu yang bersama, polisi yang sedang patroli juga mendengar teriakan warga.

"Kami perintahkan satpam untuk menutup pintu gerbang dan pelaku berhasil diamankan oleh anggota dengan dibantu warga sekitar," papar Hidayat.

Kini, korban yang mengalami luka tusuk di tubuhnya masih menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang. Sedangkan pelaku, mendekam di Mapolsek Batuceper.(RAZ/HRU)

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Asap Pabrik Peleburan Timah di Curug Tangerang Bikin Warga Kena ISPA dan Air Tanah Bau Besi

Asap Pabrik Peleburan Timah di Curug Tangerang Bikin Warga Kena ISPA dan Air Tanah Bau Besi

Sabtu, 6 Juni 2026 | 21:30

Warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan polusi udara dan pencemaran lingkungan yang diduga kuat ditimbulkan oleh aktivitas sebuah pabrik peleburan timah di wilayah mereka.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill