Connect With Us

2 Ton Beras Dikirim Polresta Tangerang Untuk Korban Tsunami di Pandeglang

Maya Sahurina | Senin, 24 Desember 2018 | 19:26

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif memimipin pelepasan kendaraan pengangkut paket bantuan sembako untuk korban tsunami wilayah Pandeglang, Banten di Mapolresta Tangerang, Senin (24/12/2018). (TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang menggalang bantuan sembako serta uang tunai untuk korban tsunami di wilayah Pandeglang, Banten. Pengumpulan donasi yang dimulai hari ini usai apel pagi berhasil mengumpulkan 2 ton beras dan uang tunai Rp50 juta. Paket bantuan tersebut langsung dikirimkan untuk korban di wilayah Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif yang melepas kendaraan pengangkut paket bantuan tersebut kepada awak media mengatakan, selain beras dan uang tunai, pihaknya juga berhasil menggalang 250 bungkus sembako berisi gula dan minyak goreng dari masyarakat yang menyalurkan bantuannya melalui institusi yang dinakhodainya itu.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif memimipin pelepasan kendaraan pengangkut paket bantuan sembako untuk korban tsunami wilayah Pandeglang, Banten di Mapolresta Tangerang, Senin (24/12/2018).

“Hari ini kita dapat mengumpulkan uang hasil sumbangsih untuk para korban tsunami sebesar Rp50 juta. Selain itu kita bekerjasama dengan masyarakat yang memberikan sumbangsih melalui kita berupa sembako sebanyak 250 bungkus sembako yang terdiri dari gula dan minyak sayur serta 2 ton beras yang hari ini akan kita kirim untuk para korban" ungkap Sabilul di Mapolresta Tangerang, Senin (24/12/2018).

Kata Sabilul, paket bantuan tersebut memang harus segera disalurkan, karena berdasarkan informasi yang diterima olehnya, pasca diterjang tsunami, saat ini korban membutukan dapur umum.

”Uang yang sudah terkumpul ini nanti akan dipakai untuk berbelanja. Dan sembako yang sudah terkumpul akan segera dikirim ke dapur umum yang saat ini sudah disiapkan oleh rekan-rekan Brimob (Polda Banten) di lokasi untuk segera didistribusikan kepada para korban,” Jelas Sabilul.

Sabilul juga mengucapakan terima kasih kepada seluruh personelnya serta kepada masyarakat yang telah mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana tsunami di Banten tersebut.

”Mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan dibalas oleh Allah SWT,” imbuhnya

Selain mengirimkan paket bantuan, Sabilul juga mengatakan telah menyiapkan 100 personel jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk diterjunkan ke lokasi terdampak tsunami.

"Untuk saat ini kita masih menunggu perintah dari Kapolda Banten. jika nanti dibutuhkan kita sudah siap,” tandasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill