Connect With Us

Peduli Korban Tsunami, Komunitas Pecinta Alam dan Warga Jatiuwung Galang Dana

Maya Sahurina | Selasa, 25 Desember 2018 | 17:31

Komunitas di Tangerang melakukan penggalangan dana untuk para korban bencana alam tsunami yang melanda pesisir wilayah Serang dan Pandeglang, Provinsi Banten. (TangerangNews/2018 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Para pemuda pecinta alam di lingkungan kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang  yang tergabung dalam Komunitas Wahana Pecinta Alam Gandasari (Wanapaga) Tangerang dan beberapa warga menggalang dana untuk korban tsunami Banten, Selasa (25/12/2018).

Penggalangan dana dilakukan dengan langsung turun ke jalan, mereka menghimpun sumbangan dari pengendara yang melintas di depan kantor kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang.

Komunitas di Tangerang melakukan penggalangan dana untuk para korban bencana alam tsunami yang melanda pesisir wilayah Serang dan Pandeglang, Provinsi Banten.Komunitas di Tangerang melakukan penggalangan dana untuk para korban bencana alam tsunami yang melanda pesisir wilayah Serang dan Pandeglang, Provinsi Banten.

Alunan musik dari grup band setempat, D Plane, turut mengiringi aksi dari para relawan tersebut.

Ketua Harian Wanapaga Tangerang Abidin mengatakan, kegiatan ini didasari rasa solidaritas sosial serta panggilan hati mereka untuk turut membantu meringankan beban yang tengah ditanggung oleh para korban tsunami yang melanda kawasan pesisir Anyer-Carita dan Lampung. Jarak lokasi musibah yang juga take begitu jauh dari lokasi mereka, membuat mereka semakin merasa senasib dan sepenanggungan.

"Rencananya kita akan lakukan selama sepekan dan sudah sejak hari Senin kita membuka posko bantuan dengan dibagi dua titik pos. Mungkin penggalangannya dilakukan dengan cara yang berbeda-beda" ujar Abidin.

Kata Abidin, pihaknya juga berencana akan membuka lebih banyak posko bantuan, namun masih menyesuaikan dengan kondisi yang dibutuhkan.

"Kita lihat kondisi dulu," tambahnya.

Selanjutnya, dana yang terhimpun tersebut, lanjut dia, akan disalurkan langsung ke korban tsunami di wilayah Banten.

"Kami akan salurkan langsung debgan berkordinasi dengan desa atau kelurahan terdampak," tutupnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill