Connect With Us

Bawaslu Tangerang Butuh 9.010 Pengawas TPS

Maya Sahurina | Selasa, 19 Februari 2019 | 20:34

Bawaslu Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Pembinaan Kesekretariatan untuk Panwascam se-Kabupaten Tangerang dikawasan Binong, Curug, Selasa (19/2/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Pembinaan Kesekretariatan untuk Panitia Pengawas tingkat Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Tangerang, Selasa (19/2/2019).

Kegiatan yang dihelat di salah satu hotel di kawasan Binong, Curug itu membekali para Kepala Sekretariat dan bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Panwascam se-Kabupaten Tangerang terkait teknis kesekretariatan serta persiapan rekrutmen personel Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Dalam kesempatan itu juga terungkap bahwa Bawaslu Kabupaten Tangerang membutuhkan 9.010 personel Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilu 2019.

"Jumlah TPS di Kabupaten Tangerang sebanyak 9.010. Dari jumlah itu, kami merekrut PTPS dua kali lipat (18.020 orang)," ungkap Anis Darari, Komisioner Kordiv SDM pada Bawaslu Kabupaten Tangerang di lokasi kegiatan.

Diterangkannya, jumlah personel hingga dua kali lipat dari kebutuhan itu untuk mengantisipasi jika ada petugas PTPS yang mengundurkan diri.

"Kalau ada yang mengundurkan diri, maka sudah ada calon penggantinya," tambahnya.

Terkait teknis perekrutan PTPS, Anis mengatakan bahwa pihak Panwascam yang akan melakukan seleksi hingga perekrutan personel yang akan bertugas pada 17 April 2019 di tiap TPS itu.

Dijelaskannya juga, persyaratan untuk menjadi PTPS diantaranya bukan anggota partai politik, usia minimal 25 tahun dengan pendidikan minimal SLTA.

"Kami mewanti-wanti Panwascam, PTPS ini jangan terafiliasi dengan parpol, harus netral," imbuhnya.

Ditambahkan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tangerang Iratmoko, dalam kegiatan yang akan berlangsung sela dua hari itu, peserta akan mendapatkan sejumlah bimbingan teknis bagaimana mengelola kesekretariatan Panwascam. 

"Sehingga diharapkan tidak ada kekeliruan dalam pelaksanaan tugas administrasi maupun kekeliruan pelaporan penggunaan anggaran keuangan," kata Iratmoko.

Ia juga menekankan kepada setiap Kepala Kesekretariatan Panwascam, untuk senantiasa bekerja sesuai dengan petunjuk tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Dengan demikian, kata dia, tidak terjadi kekeliruan yang tidak diharapkan.

"Intinya harus tertib administrasi dan keuangan," tukasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BANTEN
Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 | 22:12

Seorang calon penumpang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan dua kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Banten.

KAB. TANGERANG
Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Ambil Sampel Sungai Cimanceuri, DLHK Kabupaten Tangerang Selidiki 190 Perusahaan Terkait Pencemaran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:03

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang melakukan pengambilan sampel Sungai Cimanceuri yang tercemar di tiga lokasi di sekitar Kawasan Industri Milenium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill