Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea akan mendorong Kementerian Kesehatan untuk memperbanyak Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang Kedokteran. Hal tersebut lantaran masih kurangnya dokter di rumah sakit yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Dokter sangat kurang di rumah sakit yang ada sekarang. SDM nya harus ada. Kita akan mendorong kementrian kesehatan untuk mempercepat SDM kedokteran ini, dokter spesialis dengan aturan Undang-undang yang sudah ada," ujarnya, Rabu (6/3/2019).
Marinus mengatakan, selain itu, di Kabupaten Tangerang sendiri masih kekurangan fasilitas kesehatan di rumah sakit. Padahal, hal tersebut sangat penting mengingat jumlah penduduk Kabupaten Tangerang sekitar 3,5 juta jiwa.
"Di Kabupaten Tangerang masih kekurangan fasilitas kesehatan, lalu kemudian dalam keterbaatasan yang ada sekarang ini masyarakat Kabupaten Tangerang belum terlayani belum terjangkau," katanya.
Ia pun meminta Pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat untuk bersinergi dengan baik agar segala kebutuhan masyarakat terkait fasilitas kesehatan dapat terpenuhi.
"Saya mengimbau pemerintah daerah, cari solusi meminta pemerintah pusat memberikan dukungan kepada wilayah Kabupaten Tangerang, Sehingga bisa diajukan ke instansi terkait," tandasnya.(RMI/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews