Connect With Us

Rumah Warga Rawan Maling Ditinggal Mudik, Ini Langkah Lurah Tigaraksa

Maya Sahurina | Minggu, 26 Mei 2019 | 21:49

Kegiatan rapat koordinasi yang digelar Lurah Tigaraksa Galih Prakosa di kantor Kelurahan Tigaraksa, Minggu (25/5/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pulang kampung (mudik) menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Tradisi tahunan itu membuat masyarakat berbondong-bondong menuju kampung halaman. Karenanya, rumah yang ditinggalkan pun kerap rawan dari incaran para pelaku kejahatan.

Mengantisipasi hal tersebut, Lurah Tigaraksa Galih Prakosa pun mewanti-wanti warganya untuk meningkatkan pengamanan lingkungan.

Hal itu mengemuka saat Galih, demikian ia biasa disapa, mengumpulkan perangkat lingkungan, yakni Ketua RT dan RW di kantor Kelurahan Tigaraksa, Minggu (25/5/2019).

"Kami kumpulkan RT/RW dan lembaga masyarakat agar tetap waspada di lingkungan agar tak terjadi hal-hal diinginkan," ungkap Galih saat rapat koordinasi tersebut.

Dibeberkannya, keaktifan warga menjaga lingkungan akan meminimalisir potensi terjadinya tindak kejahatan saat rumah di lingkungan warga ditinggal oleh pemiliknya untuk mudik. Selain tindak kejahatan, ia juga meminta warga mewaspadai potensi terjadinya kebakaran.

Diketahui, kini di Kelurahan Tigaraksa telah hadir beberapa perumahan, diantaranya perumahan Sudirman Indah, Triraksa Village I, Triraksa Vilage II. Dalam kesempatan itu, terungkap juga bahwa masih ada warga di perumahan tersebut yang belum mengurus dokumen kependudukan.

"Masih banyak masyarakat pendatang belum mrlaporkan administrasi kependudukan, baik masyarakat dikontrakan maupun pendatang perumahan," kata Galih.

Untuk pengamanan saat mudik, anggota Linmas Kelurahan Tigaraksa, Aceng Supriatna mengatakan, akan menyiagakan personelnya untuk menjaga keamanan dan ketentraman lingkungan.

"Masyarakat masih aktif meronda, kami juga membuat Wahtsapp group untuk koordinasi kemananan," kata Aceng.

Selain itu, mengantisipasi meningkatnya volume sampah saat Idul Fitri, Kelurahan Tigaraksa pun penyiapkan Tim Saber Lintas yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan.

"Tim Saber Lintas berkeliling di wilayah kelurahan membersihkan mulai dari sampah hingga semak-semak di pinggir jalan," tutup Aceng(MRI/RGI)

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill