Connect With Us

Pesan Kapolres Tangerang ke Perampok Toko Emas Balaraja Bikin Merinding

Maya Sahurina | Minggu, 30 Juni 2019 | 19:31

Lokasi perampokan di toko emas Permata Balaraja, Jala Raya Serang, Balaraja, Sabtu (15/6/2019). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang belum berhasil membekuk pelaku perampokan Toko Emas Permata di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja pada Sabtu (15/6/2019) lalu.

Pelaku yang berhasil menggasak emas seberat 6 kilogram atau senilai Rp1,6 miliar itu dalam pengejaran petugas.

"Kami akui itu PR (pekerjaan rumah) kami yang harus kami tuntaskan. Maka, kami bertekad untuk terus mengejar para pelaku hingga kasus itu benar-benar dapat kami ungkap," tulis Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif di laman Facebook-nya, Minggu (30/6/2019).

BACA JUGA:

Pesan itu dia posting saat menandatangi surat pengejaran para pelaku. Pada momen itu, Sabilul meneken surat tersebut di punggung Kasat Reskrim Polresta Tangerang, AKP Gogo Galesung, karena tak ada meja di lokasi.

"Saya menandatangani surat pengejaran bukan berarti kemarin tidak dikejar, tapi fokus pengejaran semakin terarah dan tajam, ini kasus menarik dan saatnya terungkap mata akan terbelalak melihat keanehan kasus ini dan kesulitan petugas melakukan identifikasi dan pengejaran," bebernya.

Sabilul pun menegaskan, kasus tersebut akan rampung karena sempat menghebohkan dan viral di sosial media.

"Sekali lagi saya tegaskan, KALIAN (perampok) bisa berlari namun tak akan bisa bersembunyi. You can run but you can not hide. Ke mana pun, akan kami kejar sampai ke ujung dunia bahkan kalau perlu sampai akhirat," tegasnya.

Bantuan masyarakat pun, laniutnya, sangat dibutuhkan. Sabilul meminta didoakan agar kasus tersebut segera terungkap

"Kami mohon doa sahabat dan masyarakat agar para pelaku dapat kami tangkap," tutupnya.(RAZ/RGI)

TEKNO
Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill