Connect With Us

Perampok Emas Senilai Rp1,6 Miliar di Balaraja Mulai Terendus

Maya Sahurina | Rabu, 19 Juni 2019 | 19:34

Polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) perampokan di toko emas Permata Balaraja, Sabtu (15/6/2019). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang masih memburu pelaku perampokan toko emas Permata di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja pada Sabtu (15/6/2019) lalu.

Setelah empat hari peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB, polisi mengaku telah menemukan titik terang kedua pelaku.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, perampok tersebut diduga residivis yang pernah melakukan aksi serupa.

Baca Juga :

Dugaan tersebut, kata dia, karena cepatnya pelaku menggasak 6 kilogram emas senilai Rp1,6 miliar itu.

"Iya, pokoknya keduanya residivis. Kalau ketangkap baru saya jelaskan lengkapnya," kata Sabilul, Rabu (19/6/2019).

Kini, jajaran Satreskrim Polresta Tangerang, lanjut Sabilul, telah mengantongi identitas kedua pelaku yang sempat viral di media sosial lantaran aksi mereka terekam kamera pengintai.

Polisi pcun membentuk tiga tim khusus untuk melakukan pengejaran ke berbagai daerah luar Tangerang, di mana satu tim dipimpin langsung oleh Sabilul.

"Identitas para pelaku sudah kami kantongi. Saat ini, selain mendalami barang bukti dan keterangan saksi, kami juga melakukan penelusuran jejaring para pelaku. Kami sudah membentuk tiga tim khusus untuk melakukan pengejaran ke berbagai daerah," jelas Sabilul.

Menurut keterangan di lapangan, kedua perampok tersebut kabur usai beraksi menggunakan Toyota Avanza putih bernopol T-1712 menuju Tol Tangerang-Merak ke arah Jakarta. Namun, Sabilul meyakinkan, nomor polisi yang digunakan pelaku merupakan nomor polisi palsu.

Sementara, senjata api yang digunakan belum dipastikan asli atau palsu. "Kita belum tahu senjata asli atau bukan. Pelat nomor (mobil) palsu," ujar Sabilul.

Sabilul juga mengimbau kepada pemilik toko emas Permata untuk segera melengkapi kiosnya menggunakan tombol darurat yang langsung terkoneksi dengan Polsek terdekat.(RMI/HRU)

BANTEN
Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Senin, 20 Juli 2026 | 07:00

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill