Connect With Us

Toko Emas di Balaraja Dirampok

Maya Sahurina | Sabtu, 15 Juni 2019 | 14:10

Lokasi perampokan di toko emas Permata Balaraja, Jala Raya Serang, Balaraja, Sabtu (15/6/2019). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Perampokan terjadi di toko emas Permata Balaraja, Jala Raya Serang, Balaraja, Sabtu (15/6/2019).

Para pelaku nekat melakukan aksinya sekitar pukul 09.00 WIB tersebut.

Dadang, warga di lokasi mengatakan, pelaku berjumlah sekitar 3 sampai 4 orang. 

Polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) perampokan di toko emas Permata Balaraja, Sabtu (15/6/2019)

Polisi mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) perampokan di toko emas Permata Balaraja, Jala Raya Serang, Balaraja, Sabtu (15/6/2019).

"Tadi posisi saya sedang di fly over Balaraja, terus denger teriakan ibu-ibu 'maling, maling'. Ternyata bener ada perampokan," ujarnya kepada TangerangNews

Namun, saat berusaha mendekat ke lokasi kejadian, ternyata warga di sekitar pun tampak panik, sebab para pelaku ada yang membawa senjata mirip senpi (senjata api).

"Orang-orang juga pada takut, sebab ada yang bawa pistol, gak pada berani mendekat," tambahnya.

Dibeberkannya, pelaku perampokan itu menggunakan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza warna putih dengan plat nomor T.

Saat para pelaku selesai melakukan aksinya, warga yang tadinya ketakutan pun berusaha mengejar, juga melempari dengan batu.

"Saya juga tadi ikut melempari," tutupnya.

TangerangNews masih berusaha mendapatkan keterangan dari Kapolsek Balaraja. Namun, rekaman CCTV peristiwa tersebut telah beredar di media sosial.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill