Connect With Us

Berbekal Kurasaki, SMPN 2 Curug Wakili Banten di Lomba Sekolah Sehat

Maya Sahurina | Rabu, 17 Juli 2019 | 20:19

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memberikan sambutannya di SMPN 2 Curug yang mengikuti Lomba Sekolah Sehat pada tingkat Provinsi Banten di Jalan Diklat Pemda, Suka Bakti, Curug, (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Curug mewakili Provinsi Banten dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tahun 2019.

Sekolah tersebut berhasil melejit ke tingkat nasional setelah lolos di lomba serupa pada tingkat Banten.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pun mengunjungi sekolah yang berlokasi di Jalan Diklat Pemda, Suka Bakti, Curug, Rabu (17/7/2019).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat berkomunikasi dengan para murid SMPN 2 Curug yang mengikuti Lomba Sekolah Sehat pada tingkat Provinsi Banten di Jalan Diklat Pemda, Suka Bakti, Curug.

"Kami berharap SMPN 2 curug bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan membanggakan dalam Lomba Sekolah Sehat ini. Karena SMPN 2 Curug ini memang layak menjadi juara dengan keunggulan dan inovasinya," kata Zaki kepada _TangerangNews_.

Keberhasilan sekolah itu, lanjut Zaki, sejalan dengan program Kurasaki (Kurangi Sampah Sekolah Kita) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Zaki juga menyebut beberapa program lain untuk mendukung keberhasilan sekolah itu, yaitu Gerakan Sekolah Menyenangkan dan Sanitasi Sekolah yang sudah menjadi _pilot project_ Nasional.

Baca Juga :

Sementara, Endah Setiawaty, Ketua Tim Juri LSS Tingkat Nasional yang juga hadir di lokasi mengungkapkan kekagumannya. Ia menilai, program sekolah itu pantas dijadikan pionir untuk direplikasi di Indonesia.

"Baru kali ini saya menemukan program yang pionir di Indonesia yaitu program Kurasaki yang digalakan Pemkab Tangerang, sehingga bisa mengurangi sampah hingga 90 persen. Program ini saya harap bisa menjadi _pilot project_ di Indonesia, karena ini program yang baru di Indonesia," tuturnya.

Cucu Sri Rahayu, Kepala SMPN 2 Curug berharap sekolahnya menjadi juara pada LSS Tingkat Nasional. Ia mengeklaim banyak program dan inovasi pihaknya, salah satunya implementasi program Kurasaki.(RMI/HRU)

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill