Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Curug mewakili Provinsi Banten dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tahun 2019.
Sekolah tersebut berhasil melejit ke tingkat nasional setelah lolos di lomba serupa pada tingkat Banten.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pun mengunjungi sekolah yang berlokasi di Jalan Diklat Pemda, Suka Bakti, Curug, Rabu (17/7/2019).

"Kami berharap SMPN 2 curug bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan membanggakan dalam Lomba Sekolah Sehat ini. Karena SMPN 2 Curug ini memang layak menjadi juara dengan keunggulan dan inovasinya," kata Zaki kepada _TangerangNews_.
Keberhasilan sekolah itu, lanjut Zaki, sejalan dengan program Kurasaki (Kurangi Sampah Sekolah Kita) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Zaki juga menyebut beberapa program lain untuk mendukung keberhasilan sekolah itu, yaitu Gerakan Sekolah Menyenangkan dan Sanitasi Sekolah yang sudah menjadi _pilot project_ Nasional.
Baca Juga :
Sementara, Endah Setiawaty, Ketua Tim Juri LSS Tingkat Nasional yang juga hadir di lokasi mengungkapkan kekagumannya. Ia menilai, program sekolah itu pantas dijadikan pionir untuk direplikasi di Indonesia.
"Baru kali ini saya menemukan program yang pionir di Indonesia yaitu program Kurasaki yang digalakan Pemkab Tangerang, sehingga bisa mengurangi sampah hingga 90 persen. Program ini saya harap bisa menjadi _pilot project_ di Indonesia, karena ini program yang baru di Indonesia," tuturnya.
Cucu Sri Rahayu, Kepala SMPN 2 Curug berharap sekolahnya menjadi juara pada LSS Tingkat Nasional. Ia mengeklaim banyak program dan inovasi pihaknya, salah satunya implementasi program Kurasaki.(RMI/HRU)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSeiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews