Connect With Us

Gas Elpiji Meledak, Satu Keluarga Kritis

| Sabtu, 19 Juni 2010 | 16:33

Rumah yang luluh lantak karena gas elpiji meledak. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS-Satu keluarga di Kampung Binong, RT 02/02 Desa Binong,Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang kritis akibat  tabung gas elpiji meledak pada Sabtu (19/06) sekitar pukul 04.00 WIB , dini hari.

Satu keluarga itu terdiri dari tiga orang.  Pasangan suami istri yang menjadi korban itu adalah Wawan Hermawan,37 dan Muniarti,27, dan Amel anak pasangan itu yang masih berusia 6 tahun.  Ironisnya, Muniarti yang sedang mengandung Sembilan bulan ikut terbakar.

Ketiganya dinyatakan dalam kondisi kritis karena menderita luka bakar mecapai 90 %  dan akhirnya menajalani  perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Thamrin Jakarta setelah sempat dilarikan ke  RS Siloam Lippo Village, Karawaci,  Kabupaten Tangerang.

Tetangga korban bernama Fatmah mengatakan, sekitar pukul 04.00 WIB dirinya mendengar ada ledakan keras yang berasal dari rumah tersebut. Setelah dirinya keluar, dilihatnya rumah Wawan sudah berantakan “Dindingnya jebol setelah suara ledakan itu,” ujarnya Fatmah yang ditemui TangerangNews.com di lokasi kejadian.
 Warga yang melihat itu langsung berupaya menolong korban yang sudah tergelatak di lantai dengan posisi tertimpa puing rumah. “Saya sangat mengkhawatirkan istrinya Wawan, sebab dia sedang mengandung sembilan bulan,” ujarnya.

Samahalnya dengan Fatmah, Jariah ibu kandung Wawan juga menyatakan penyebab ledakan itu terjadi lantaran adanya kebocoran gas elpiji. Sebab, sebelum kejadian itu Wawan sempat mengeluh adanya bau gas yang bocor. Bahkan Wawan sudah mencopot tabung gas elpiji itu dari kompor.

“Katanya bau gasnya kemana-mana, makanya tabung gasnya sudah dicopot,” ungkapnya. Sayangnya, ketika mengetahui itu Wawan tetap merokok di dalam rumah setelah dirinya sempat terbangun pada dini hari itu. Rupanya meski sudah dicopot dari kompor gas miliknya, api pada rokok yang sedang dihisap Wawan memantiknya dan membuat gas itu meledak.

 “Wawan memang berangkat pagi-pagi karena masuk shift pagi. Sebelum berangkat bekerja dia meroko dulu, mungkin  karena itu jadi meledak,” ujarnya.

Puslabfor

Sememtara itu, Kapolres Metropolitan Kabupaten Tangerang Kombes Pol Edi Sumitro Tambunan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu. Untuk memastikan penyebab kebakaran apakah itu berasal dari gas elpiji yang meledak atau karena ada penyebab lain, jajrannya akan meminta Puslabfor Polda Metro Jaya untuk melakukan investigasi.

 “Setelah itu baru kita akan umumkan penyebab meledaknya gas elpiji itu.  Sementara ini kami masih melakukan pengumpulan barang-barang yang ada di lokasi kejadian untuk dilakukan penyelidikan,” tukas Edi Sumitro. (rangga/dira)
 
 
 

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill