Connect With Us

Baru Sembilan Pejabat Pemkab Tangerang Ikut Open Bidding

Maya Sahurina | Kamis, 26 September 2019 | 12:45

Kepala Bidang Perencanaan Aparatur Badan Kepegawaian Perencanaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Chicha Dewi Larasati. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang telah membuka pendaftaran seleksi terbuka (open bidding), untuk mengisi kekosongan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II).

Adapun jabatan yang kosong saat ini diantaranya Sekretaris DPRD, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Sosial serta  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dikatakan Kepala Bidang Perencanaan Aparatur Badan Kepegawaian Perencanaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Chicha Dewi Larasati, berdasarkan data yang sudah dihimpun dari aplikasi ada beberapa yang telah mendaftar. 

"Baru hanya ada sembilan orang yang terdaftar. Itu kemungkinan karena mereka masih mengurus perlengkapan administrasinya. Sebenarnya yang sudah bertanya-tanya banyak, hanya saja mereka belum terdaftar di aplikasi," ujar Chicha, Kamis (26/9/2019).

Chicha mengatakan pejabat yang mendaftar dari berbagai Instansi ini baru beberapa. Hal itu juga kemungkinan karena peserta masih memiliki kendala dalam mendaftarkan dirinya. 

"Ada yang berasal dari kepala bidang sebanyak empat orang, camat sebanyak satu orang dan sekretaris badan maupun dinas sebanyak  empat orang," ujarnya.

lanjut Chicha, pihaknya akan membuat strategi untuk dapat membatu calon peserta jika memiliki kendala dalam hal aplikasi.

"Kami bakal turun gunung, kita hubungi jika ditemukan kendala terkait aplikasi, kita akan bantu," ucapnya.

Chicha menyampaikan, pejabat daerah pun membantu sosialisasi pendaftaran open bidding ini melalui apel, bahkan pertemuan lainnya. Hal ini diperlukan guna melengkapi kouta calon di masing-masing jabatan yang kosong.

"Jika satu jabatan tidak terdapat empat orang calon, maka pada jabatan tersebut akan ditangguhkan dan harus membuka pendaftaran kembali. Hal ini cukup menyulitkan kami jika tidak berbarengan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill