Connect With Us

Dijual Online, Bahan Olahan Pangan Ilegal di Tangerang Disita Loka POM

Maya Sahurina | Rabu, 9 Oktober 2019 | 12:24

Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang berhasil mengamankan bahan pangan ilegal, di kawasan Cibogo, Kecamatan Cisauk. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Bahan Pangan Ilegal disita Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang, di kawasan Cibogo, Kecamatan Cisauk, Senin (7/10) malam.

Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang Wydia Savitri mengatakan, ada ruko tiga lantai yang memproduksi olahan pangan dan diduga tidak memiliki izin edar produk pangan.

"Ada 26 item olahan pangan yang tidak memeliki izin edar, produk olahan pangan yang disita bermerk SAN FOOD, totalnya senilai Rp11 juta," Ujar Widya, Rabu (9/10/2019).

Wydia mengatakan, perusahaan atau industri pangan tersebut, sudah beroperasi sejak tahun 2017, namun baru diketahui.

BACA JUGA:

"Penjualan produk pangan dilakukan secara online dan langsung, dan produksinya sudah lumayan lama, baru ketahuan sekarang, menurut keterangan pemilik, mereka berhasil menjual 100 sampai 200 dus per harinya," jelasnya.

Menurut Wydia, selain banyak ditemukan olahan pangan ilegal, Loka POM juga menemukan olahan pangan produk perusahaan lain yang dikemas ulang.

Lanjut widya, hal teraebut sangat berbahaya untuk kesehatan, pasalnya pengawas dan konsumen tidak mengetahui bahan-bahan apa saja yang ada didalam makanan itu.

"Ditemukan juga 171 stiker kemasan ukuran 60x40 yang tidak memenuhi ketentuan. Mereka mengemas ulang produk industri lain, jadi bisa dibilang penipuan juga. Kita tidak tahu apa saja kandungannya kalau tidak memeriksa langsung, maka dari itu jangan lupa Cek KLIK," Ujarnya.

Wydia juga menghimbau kepada masyarakat, agar selalu hati-hati jika ingin membeli suatu produk. "Kita himbau agar masyarakat melaporkan kalau menemukan hal serupa (produksi makanan ilegal)." pungkasnya.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill