Connect With Us

Empat Pekerja Cina Ilegal di Tangerang Diciduk

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 7 Agustus 2019 | 20:56

Petugas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang berhasil mengamankan para pekerja asing di sejumlah pabrik di Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (7/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Petugas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang mengamankan empat tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Cina. 

Para pekerja asing itu diamankan saat petugas melakukan razia pengawasan orang asing di sejumlah pabrik di Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (7/9/2019).

BACA JUGA:

Kasie Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kesbangpol Kota Tangerang Agung Pujarama mengatakan, dari 29 pekerja asal Cina yang diperiksa, hanya 25 di antaranya yang memiliki dokumen keimigrasian resmi.

"Kami mendapati empat orang TKA (tenaga kerja asing) Cina tidak memiliki dokumen lengkap di PT Shengda, yakni bernama, Zholi Holi Jiin, Tay Hung, Sun Cunfanf, Kou Yuxin," jelas Agus saat dikonfirmasi TangerangNews.

Agung menuturkan, dalam razia gabungan yang melibatkan Satpol PP, Koramil, Polsek, sepuluh orang pekerja Cina berupaya kabur dari pengejaran petugas.

Sementara untuk tindak lanjut pekerja asing yang diamankan, kataa Agung, pihaknya menyerahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang. 

"Masing-masing PT itu juga tidak memiliki dokumen izin lengkap dan akan dikoordinasikan ke Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Banten," pungkasnya.(MRI/RGI)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill