Connect With Us

KPU Tangerang Ciptakan Aplikasi Pemilu E-Voting

Maya Sahurina | Rabu, 18 Desember 2019 | 18:35

Aplikasi pemungutan suara berbasis digital (e-voting). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang meluncurkan aplikasi pemungutan suara berbasis digital (e-voting). Aplikasi ini bisa digunakan untuk saat pemilihan Ketua OSIS, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, hingga Ketua RT maupun RW.

"Aplikasi e-voting ini kami ciptakan untuk mempermudah pemungutan suara. Tidak lagi menggunakan kertas suara, melainkan sudah berbasis digital," kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin, saat peluncuran Rumah Pintar Pemilu di gedung KPU Kabupaten Tangerang, Rabu (18/12/2019).

Aplikasi pemungutan suara berbasis digital (e-voting).

Berbeda dengan metode pemungutan suara konvensial, dengan menggunakan aplikasi tersebut, pemilih tidak mendapatkan kertas suara, melainkan hanya menunjukkan bukti kartu identitas berupa KTP kepada petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Setelah dilakukan pencocokan data, pemilih kemudian memasuki bilik suara. Kemudian menggunakan hak suaranya," tambahnya.

Baca Juga :

Saat simulasi e-voting tersebut, tampak disebuah layar komputer di bilik suara, terpampang beberapa gambar peserta pemilu. Kemudian, pemilih menyentuh ( touch screen ) salah satu gambar tersebut. Setelah disentuh, kemudian mesin pencetak (printer) mencetak hasil pilihan tersebut untuk kemudian dimasukkan ke dalam kotak suara.

Selain tampak praktis, pemilih juga tidak bisa menggunakan hak suaranya lebih dari satu kali.

Sayangnya, sistem e-voting ini baru bisa digunakan untuk skala kecil, misalnya pemilihan Ketua OSIS, Ketua BEM Kampus, Ketua RT dan RW.

"Pengembangan selanjutnya bisa digunakan juga untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) asal didukung oleh perangkat dan kebijakannya," pungkas Ali.(RMI/HRU)

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill