Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang di Tigaraksa tidak menyurutkan semangat perhelatan karnaval HUT Kabupaten Tangerang ke-76, Kamis (26/12/2019).
Karnaval tersebut diikuti oleh 29 kecamatan dan komunitas. Meski basah kuyup, peserta tetap berjalan mulai dari area gedung Sekretariat Daerah (gedung Bupati) kemudian mengelilingi area Puspemkab Tangerang.
BACA JUGA:
Tampak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar beserta Wakil Bupati Mad Romli pun tak bergeming. Bahkan, ia dan para kepala dinas dilingkup Pemkab Tangerang pun turut basah kuyup.

Bupati dalam sambutannya kembali menyampaikan, HUT kabupaten Tangerang tahun 2019 ini adalah yang terakhir dihelat bulan Desember.
"Ini terakhir HUT di bulan Desember, tahun depan dilaksanakan bulan Oktober," ujarnya.
Sementara, bagi Mad Romli, karnaval dengan diguyur hujan itu baginya hal yang luar biasa.
"Ini salah satu agenda luar biasa, ini sejarah baru, bukan sengaja , kita sama-sama hujan-hujanan," katanya.(MRI/RGI)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews