Disambut Hujan Pagi, Prakiraan Cuaca Tangerang Senin 12 Januari 2026
Senin, 12 Januari 2026 | 06:51
Warga Tangerang mengawali aktivitas pada Senin, 12 Januari 2026, dengan cuaca yang cenderung basah.
TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak ekonominya di tengah pandemi COVID-19 ini.
Kali ini, Sinar Mas Land membagikan sebanyak 3.240 liter minyak goreng bagi warga Kabupaten Tangerang, yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
Bantuan tersebut langsung diserahkan Kepala Divisi Corporate Affairs Sinar Mas Land Dony Martadisata kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Kantor Pemda Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Rabu (13/5/2020).
”Harapan perusahaan dengan bantuan minyak goreng adalah dapat membantu masyarakat memenuhi bahan pangan di tengah situasi sulit saat ini,” ucap Dony.
Sebelumnya, sejumlah bantuan terus disalurkan Sinar Mas Land untuk meringankan beban warga terdampak COVID-19. Hal itu sebagai membantu pemerintah dalam mencegah dan menangani penyebaran wabah COVID-19 ini.
Bahkan, bantuan serupa juga pernah diberikan Sinar Mas Land kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, pada pertengahan bulan lalu. Saat itu, bantuan diberikan sebanyak 200 dus.

"Dengan demikian, kita bersama dapat melalui masa Pembatasan Sosial Berskala Besar dengan baik," ujarnya.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan Sinar Mas Land tersebut sangat bermanfaat bagi warganya, terutama dalam mengahadapi pandemi COVID-19 ini.
‘’Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Sinar Mas Land melalui PT. BSD, baik bantuan berupa minyak goreng maupun paket bahan pangan bagi warga Kabupaten Tangerang yang terkena dampak COVID-19. Semoga wabah ini segera hilang di wilayah Republik Indonesia," pungkasnya.(RMI/HRU)
Warga Tangerang mengawali aktivitas pada Senin, 12 Januari 2026, dengan cuaca yang cenderung basah.
TODAY TAGenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews