Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah kabar dari pekerja migrant tersebar di media sosial. Di laman akun Facebook Kabar Garda Bmi, seorang perempuan asal Kabupaten Tangerang minta dipulangkan setelah 13 tahun bekerja di Arab Saudi.
Unggahan yang disertai foto seorang perempuan bernama Santi Rahman itu berjudul '13 Tahun Tidak Dipulangkan Majikan PMI asal Tanggerang Banten di Makkah digaji 300 Saudi Riyals Perbulan'.
Menurut pengakuan perempuan yang sudah 13 tahun tidak pulang ke tanah air itu, ia mendapatkan gaji hanya 300 Riyal Saudi atau setara Rp1.170.042 per bulan dengan nilai kurs 1 Rupiah terhadap Riyals hari ini, Jumat (117/7/2020) Rp3.900,14.
"Tolong sampaikan masalah saya ini ke KJRI Jeddah. Sudah 13 tahun bekerja pada majikan, setiap bulan saya digaji sebesar 300sr dan tidak pernah pulang kampung, saya bekerja di dekat Masjidil Harom Makkah, tolong bantu agar saya bisa kembali ke tengah keluarga di Indonesia, saya sudah rindu," tulis akun tersebut sebagaimana disampaikan Santi kepada Ahyar, Rabu (15/7/2020).
Masih dalam unggahan tersebut, Santi disebut berasal dari Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Ia berharap, KJRI Jeddah, Arab Saudi selaku perwakilan Indonesia di Arab Saudi dapat membantu kepulangannya ke kampung halamannya.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews