Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com–Pencarian hari kedua terhadap seorang bocah, Airlangga, 10, yang tenggelam di Kali Cisadane, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang kembali dilanjutkan tim SAR gabungan, Minggu (19/7/2020).
Puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Kepolisian, TNI, PMI, masyarakat setempat hingga keluarga korban, dikerahkan guna memaksimalkan pencarian pada hari ini.
"Kami akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan dengan alat yang ada di lapangan. Kita butuh doa serta dukungannya agar korban segera ditemukan,” ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Baca Juga :
Dia menambahkan, pada pagi ini tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi dua.
Tim pertama menggunakan perahu karet menyisir sungai hingga sejauh tiga kilometer dari lokasi kejadian.
Lalu, tim kedua melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat dengan jarak dua kilometer dari lokasi kejadian.
Sebelumnya diketahui Airlangga, dikabarkan tenggelam pada sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIB di Kali Cisadane tepatnya di Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur.
Korban bersama teman-temannya pada saat itu sedang berenang kemudian tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam.
Sempat dilakukan pencarian oleh warga setempat namun korban tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Komisi III DPR RI tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews