Connect With Us

Sepekan Menikah Cekcok dengan Istri, Pria Bunuh Diri di Tigaraksa Tangerang

Muhamad Heru | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 20:50

Firman Erison, 31, ditemukan gantung diri di kediamannya di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Firman Erison, 31, warga Kampung Sukamulya RT 03/03 Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang yang baru sepekan menikah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kontrakannya, Sabtu 24 Oktober 2020 sekitar pukul 09.30 WIB. 

Padahal Firman Erison baru saja melepas statusnya sebagai duda dengan mempersunting janda bernama Endang Susilo. 

Kabar bahagia tentang pernikahannya pun mendadak berubah viral menjadi duka. 

Namun, tetangga rupanya sudah mencium gelagat tak baik dari kedua pasangan pengantin baru itu. 

Sebab, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sering marah-marah dan bertingkah agresif. 

Tetangga juga sering melihat mereka cekcok. Konon, korban sering kedapatan mengkonsumsi obat-obatan keras. 

"Betul orangnya ketergantungan obat. Kalau berurusan dengan polisi mah belum pernah," ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya. 

Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa IPTU Edi Sumantri mengatakan, sekira 08.00 WIB, korban keluar dari rumah menuju Pasar Gudang Tigaraksa untuk membuka toko. 

Sekira pukul 08.30 WIB,  korban kembali kerumah dan menanyakan kepada keponakannya tentang keberadaan istrinya. Namun, keponakannya itu tidak mengetahui keberadaan sang istri. 

"Mengetahui istrinya tidak ada dirumah, korban masuk ke dalam kamar sambil marah-marah dan membanting barang-barang yang ada di dalam kamar," ujarnya. 

Tidak lama kemudian, lanjut Edi,  korban masuk ke dalam kamar mandi dan mengambil tali tambang yang berada di dalam kamar mandi tersebut. Seorang warga menegur dan mengatakan untuk apa tali tersebut. Korban hanya menjawab "Bunda kabur," . 

"Sekitar pukul 09.30 WIB saksi  masuk ke dalam kamar dan melihat kamar korban sudah berantakan serta melihat korban dalam keadaan tergantung," ungkapnya. 

Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Polresta Tangerang  pada kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma yang tentu terkonfirmasi bahwa korban memang bunuh diri. "Sebab tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan," terangnya.

TANGSEL
Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:14

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang akhirnya menjatuhkan vonis terhadap komplotan pelaku korupsi proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2024-2025.

KOTA TANGERANG
Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:23

Habib Bahar bin Smith akhirnya dipastikan tidak ditahan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, dalam kasus pemukulan anggota Banser.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill