Dituduh Lecehkan Penumpang KRL, Dosen Unpam Balik Laporkan Korban ke Polisi
Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TANGERANGNEWS.com-Firman Erison, 31, warga Kampung Sukamulya RT 03/03 Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang yang baru sepekan menikah, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kontrakannya, Sabtu 24 Oktober 2020 sekitar pukul 09.30 WIB.
Padahal Firman Erison baru saja melepas statusnya sebagai duda dengan mempersunting janda bernama Endang Susilo.
Kabar bahagia tentang pernikahannya pun mendadak berubah viral menjadi duka.
Namun, tetangga rupanya sudah mencium gelagat tak baik dari kedua pasangan pengantin baru itu.
Sebab, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sering marah-marah dan bertingkah agresif.
Tetangga juga sering melihat mereka cekcok. Konon, korban sering kedapatan mengkonsumsi obat-obatan keras.
"Betul orangnya ketergantungan obat. Kalau berurusan dengan polisi mah belum pernah," ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa IPTU Edi Sumantri mengatakan, sekira 08.00 WIB, korban keluar dari rumah menuju Pasar Gudang Tigaraksa untuk membuka toko.
Sekira pukul 08.30 WIB, korban kembali kerumah dan menanyakan kepada keponakannya tentang keberadaan istrinya. Namun, keponakannya itu tidak mengetahui keberadaan sang istri.
"Mengetahui istrinya tidak ada dirumah, korban masuk ke dalam kamar sambil marah-marah dan membanting barang-barang yang ada di dalam kamar," ujarnya.
Tidak lama kemudian, lanjut Edi, korban masuk ke dalam kamar mandi dan mengambil tali tambang yang berada di dalam kamar mandi tersebut. Seorang warga menegur dan mengatakan untuk apa tali tersebut. Korban hanya menjawab "Bunda kabur," .
"Sekitar pukul 09.30 WIB saksi masuk ke dalam kamar dan melihat kamar korban sudah berantakan serta melihat korban dalam keadaan tergantung," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Polresta Tangerang pada kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma yang tentu terkonfirmasi bahwa korban memang bunuh diri. "Sebab tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan," terangnya.
TODAY TAGKasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti sekretariat Pokja WHTR di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 38A, Babakan, Kota Tangerang, dalam puncak rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H yang ditandai dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews