Connect With Us

Perusahaan Amerika Batal Bersihkan Sampah Besar Muara Cisadane di Tanjung Burung Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Februari 2021 | 17:53

Rombongan dari Restoring Integrity To The Ocean perusahaan yang peduli sampah dari Amerika bersama pelatih dan penerjun payung internasional, Naila Novaranti saat di Muara Kali Cisadane, Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Restoring Integrity To The Ocean sebagai perusahaan peduli sampah dari Amerika bersama pelatih dan penerjun payung internasional, Naila Novaranti mengumumkan membatalkan kembali jadwal pengerukan dan pembersihan sampah di Muara Kali Cisadane, Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang. 

 

Naila mengungkapkan,  sebelumnya pengerukan dan pembersihan sampah diagendakannya digelar pada 6 Februari 2021. Namun, diundur karena situasi pandemi COVID-19 yang belum juga mereda. 

 

Pengunduran jadwal juga dilakukan untuk mematangkan koordinasi ke berbagai pihak. 

 

Agar nantinya dalam aksi pengerjaan pengerukan sampah dapat berjalan lancar dan sesuai target secara bersama. 

"Akhirnya kami memutuskan memundurkan kembali jadwal pembersihan sampah Muara Cisadane sampai Juni 2021 mendatang," ujar Naila Novaranti dalam jumpa pers di Kota Tangerang, Jumat (5/2/2021). 

Naila mengatakan, dengan pengunduran kali ini pihaknya berharap akan menjadikan rencana pembersihan sampah semakin terkoordinasi dengan baik dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah. 

 

"Ide-pembersihan ini disampaikan oleh perusahaan RIO. Semoga akan lebih baik dalam kesiapan secara personel yang jumlahnya ribuan. Kesiapan peralatan alat berat dan koordinasi dengan berbagai pihak lancar dengan  melibatkan dari unsur TNI, POLRI, Pemerintahan Kabupaten Tangerang sampai pusat dan masyarakat," jelasnya. 

 

Aksi pengerukan dan pembersihan sampah di Muara Kali Cisadane, kata Naila, memang tak mudah karena harus benar-benar memperhatikan faktor kondisi lokasi dan cuaca yang bisa berubah kapan pun yang bakal berdampak kepada situasi kondisi sampah di sana. 

 

"Seperti misalnya jika air laut mendadak pasang, sampah yang luasnya kurang lebih 3- 5 kilometer dan tebalnya 3 meter sudah seperti tanah, akan tertutupi air dan akan menyulitkan pengangkatan sampah ke alat berat. Itu juga yang kami pikirkan dengan matang," ungkap Naila.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

KOTA TANGERANG
Besok Ada Job Fair Spesial HUT Kota Tangerang di Karawaci, Sediakan 1.450 Lowongan

Besok Ada Job Fair Spesial HUT Kota Tangerang di Karawaci, Sediakan 1.450 Lowongan

Senin, 2 Februari 2026 | 17:32

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) akan menggelar Job Fair Edisi HUT Ke-33 Kota Tangerang, di GOR Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, pada 3 Februari, pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill