Connect With Us

Wisata Daur Ulang Sampah Menjadi Karya di Kota Tangerang

Redaksi | Senin, 18 Januari 2021 | 16:10

Tempat wisata Banksasuci (Bank Sampah Sungai Cisadane) di Jalan Taman Cisadane Gang Muara Buntu, RT 3RW 1, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang merupakan salah satu daerah penyangga di wilayah DKI Jakarta yang telah mengalami perkembangan cukup pesat hingga saat ini. 

 

Terdapat beberapa perkembangan, seperti destinasi wisata kampung tematik, kuliner, taman hiburan yang dengan mudah ditemukan di sudut kota. Salah satu destinasi wisata yang menarik dari Kota Tangerang ini adalah Banksasuci (Bank Sampah Sungai Cisadane) yang berlokasi di Jalan Taman Cisadane Gang Muara Buntu, RT 3RW 1, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten.

 

Berdiri sejak tаhun 2012 dan tergabung dalam Yayasan Peduli Lingkungan Hidup (YAPELHI) Indonesia, delapan tahun silam. 

Banksasuci didirikan oleh delapan anggota komunitas anak langit yang berkediaman di bantaran sungai Cisadane. 

Lahir dari inspirasi salah satu anggotanya yang bernama Uyus Setiabakti, beliau sangat prihatin terhadap keadaan sungai Cisadane yang banyak sampah dan limbah saat itu.

 

Uyus tertarik untuk mensosialisasikan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Cisadane untuk tidak membuang sampah di sungai. 

 

Namun, sikap beliau tidak diterima dengan baik oleh masyarakat. Uyus tak pantang menyerah untuk terus mensosialisasikan, sampai akhirnya beliau bisa diterima oleh masyarakat. 

 

Dengan awal modal Rp. 15.000,- Banksasuci dapat didirikan oleh delapan anggota komunitas anak langit.

Tahun demi tahun Banksasuci terus berkembang, bahkan perusahaan BUMN tertarik untuk menanam 1000 pohon.

Bаnk Sampah Sungаі Cisadane (Banksasuci) terjun langsung mеnјаgа kelestarian sungаі Cisadane.

Banksasuci didirikan atas dasar semangat rekan-rekan penggiat lіngkungаn yang mеmіlіkі kереdulіаn yang sаmа untuk turut serta mеrаwаt kebersihan Sungаі Cisadane.

Hingga kini Banksasuci masih konsisten untuk melestarikan sungai Cisadane.

Banksasuci memiliki kegiatan rutin sejak awal diresmikan hingga sekarang seperti menjaring sаmраh menggunakan rakit yang dibentangkan setengahnya lebar sungai. 

 

Kemudian, sаmраh уаng terjaring diangkat dan dipilah, hasil pilahan sаmраh ada уаng dicacah menggunakan mеѕіn pencacah, ada уаng dіјаdіkаn sebagai рuрuk оrgаnіk, јugа ada yang dilakukan daur ulang. 

 

Selain mеnјаrіng sampah, Banksasuci јugа mеngumрulkаn sampah dаrі mаѕуаrаkаt sekitar Sungаі Cisadane, уаng dіkumрulkаn mаѕуаrаkаt lalu dіјuаl kе Banksasuci dengan sistem menabung.

 

Barang yang sudah tidak terpakai bisa  di daur ulang seperti botol-botol bekas yang di susun menjadi satu bentuk love seperti yang ada di pintu masuk dan juga jerigen kaleng yang di daur ulang menjadi tempat duduk.

Banksasuci merupakan tempat berkarya, tempat mencipta, tempat kita semua belajar mencintai alam, merubah sampah menjadi berkah. 

Bukan hanya itu, Banksasuci memiliki banyak fasilitas seperti, flying fox, wall of climbing, wall of frame, musholla, toilet, jembatan apung, waterway, kebun percontohan (pustaka tanaman), saung untuk pertemuan maupun untuk sekedar bersantai, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berupa makanan serta minuman yang disediakan.

 

Apabila ada perusahaan yang ingin membantu atau mensupport Banksasuci maka momen-momen tersebut akan diabadikan dan di letakkan di wall of frame, serta hasil karya olahan sampah juga dipamerkan di wall of frame.

Selain itu, Banksasuci memiliki destinasi air yang dinamakan waterway, perahu yang beroperasi di atas sungai Cisadane yang menghubungkan Banksasuci hingga Taman Gajah Tunggal, Cikokol, Kota Tangerang. 

 

Dan yang lebih menarik lagi Banksasuci memiliki kebun percontohan yang tentu hasil panennya akan dibagikan bagi yang membutuhkan.

 

Banksasuci juga merupakan tempat yang tepat sekali untuk anak-anak muda yang ingin menghabiskan waktu bersama teman, kerabat, bahkan kekasih. 

 

Ditambah live music yang menemani setiap malam jumat, sabtu, dan minggu selepas ba’da maghrib oleh Sjarikat music membuat suasana semakin akrab.

 

Apabila merasa lapar, tak usah khawatir sebab cukup banyak makanan dan minuman yang disediakan oleh warung UMKM setempat dengan harga yang terjangkau.

“Selama pandemi Banksasuci mengalami pengurangan pengunjung. Namun tidak terlalu signifikan. UMKM di sana tetap masih bisa membuka bisnisnya. Banksasuci merupakan tempat destinasi yang menarik sehingga meski pandemi pengunjung tetap antusias untuk berkunjung. Namun, Banksasuci juga menerapkan protokol kesehatan, dimana setiap pengunjungnya harus menerapkan 3M” ujar Pak Tamrin pengurus Banksasuci.

 

Penulis : Rida Adinda

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

TANGSEL
IPM Tangsel Capai 84,81, Angka Pengangguran Turun Jadi 5,09 Persen

IPM Tangsel Capai 84,81, Angka Pengangguran Turun Jadi 5,09 Persen

Senin, 26 Januari 2026 | 19:04

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mencatatkan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 84,81 per Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill