Connect With Us

Piknik Asyik di Wisata Hutan Jati Sindang Jaya Tangerang

Redaksi | Minggu, 13 Desember 2020 | 14:38

Suasana Wisata Hutan Jati Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/12/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang menawarkan Wisata Hutan Jati untuk piknik bersama keluarga, teman ataupun dengan pasangan.

Wisata Hutan Jati ini terletak di Kampung Sindang Panin tepatnya berada di depan Kantor Kecamatan Sindang Jaya.

"Tempat ini sih udah jalan sejak 4 bulan yang lalu", ujar Aryo salah satu pengurus tempat wisata ini.

Suasana Wisata Hutan Jati Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/12/2020).

Adapun biaya masuk ke dalam tempat wisata ini Rp5.000 per orang. Sedangkan biaya parkir kendaraan Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Di dalam Wisata Hutan Jati ini juga terdapat banyak wahana permainan anak seperti rumah balon, menunggangi kuda, wahana ATV dan juga ada kolam renang untuk anak.

"Kalau untuk wahana permainan anak - anak semuanya rata sih bayarnya Rp10 ribu,"  tambah Aryo. (RAZ/RAC)

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill