RSUD Panunggangan Barat Tangerang Segera Beroperasi September 2026
Kamis, 16 Juli 2026 | 11:12
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat, Kota Tangerang ditargetkan akan segera soft launching sekitar September-Oktober 2026.
TANGERANGNEWSom-Wisata Air Situ Cilongok mungkin namanya tidak asing di telinga masyarakat luas, termasuk juga warga lokal Tangerang.
Itu sebab nama objek wisata tersebut dibuat secara swadaya oleh masyarakat sekitar ini, tak sepopuler Situ Cipondoh, di Kota Tangerang.
Wisata Air Situ Cilongok merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Situ Cilongok ini awalnya merupakan merupakan danau buatan yang dibuat untuk daerah resapan air sebagai solusi dari kebanjiran yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Sejak 2017, masyarakat sekitar akhirnya memanfaatkannya menjadi Wisata Air Situ Cilongok dengan anggaran swadaya dan kemudian dikelola oleh warga setempat.

"Yang mengelola ya RT dan RW di sini," ujar Awe salah satu pengurus Wisata Air Situ Cilongok.
Wisata Air Situ Cilongok ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti kamar mandi, musala, dan juga berbagai fasilitas wisata air lain.
Tempat wisata ini ramai dikunjungi ketika akhir pekan di sore hari. Banyak yang menyebut, lokasi wisata ini mirip Tangkuban Perahu di Bandung. Banyak warga yang datang ke tempat ini bersama keluarga, teman ataupun dengan pasangan.

Wisata Situ Cilongok kini berkembang dan mampu membantu perekonomian warga sekitar.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat, Kota Tangerang ditargetkan akan segera soft launching sekitar September-Oktober 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews