Connect With Us

Pandemi, Pedagang Kurban Akui Omsetnya Menurun Hingga 60 Persen

Faisal Fazri | Rabu, 7 Juli 2021 | 20:14

Hewan kurban siap untuk di jual di Jalan Raya Padat Karya Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Penjual hewan kurban akui pandemi di tahun ini sangat sepi pembeli,  omset mereka menurun drastis hingga mencapai 60 persen.

Darmansyah pedagang hewan kurban yang berada di Jalan Raya Padat Karya Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang mengaku tahun ini dagangannya sangat sepi pembeli. 

Pandemi tahun ini sangat berbeda dirasakan dengan pandemi pada tahun lalu, ditambah dengan adanya Kebijakan PPKM Darurat. Yang membuatnya makin sepi pembeli. 

"Tahun ini sangat sepi sekali biasanya saya 10 hari dapat menjual 30 ekor kambing.  Namun, tahun ini baru terjual 10 ekor saja," ungkapnya. 

Ia mengatakan, tahun lalu meskipun dalam masa pendemi COVID-19 antusias masyarakat yang ingin berkurban masih sangat tinggi.

Hewan kurban siap untuk di jual di Jalan Raya Padat Karya Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Namun, 2021 ini dirasakan sangat berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya. Bahkan untuk menjual 10 ekor saja,  dia membutuhkan waktu hingga dua pekan lamanya. 

Padahal, hewan yang ia jual diklaim tidak terlalu mahal hanya kisaran dari Rp 2,4 juta hingga harga paling mahal yaitu Rp 3,5 juta. 

Ia mengaku, hal itupun berdampak pada penghasilannya yang menurun hingga 60 Persen 

" Sangat turun drastis hingga mencapai 60 Persen, beda dengan tahun - tahun sebelumnya," katanya. 

 

Ia berharap, untuk tahun depan Pandemi COVID-19 ini sudah tidak ada lagi dan situasi normal kembali seperti sediakala

"Harapannya, pandemi ini segera berakhir.  Segara normal seperti sediakala. Karena sangat mempengaruhi kita sebagai rakyat kecil," pungkasnya.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill