Connect With Us

Ini Penjelasan Dokter RSUD Tangerang 3 Napi Tidak Bisa Diselamatkan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 September 2021 | 11:23

Dokter ICU RSUD Kabupaten Tangerang Santika Budi Andiyani saat di wawancarai awak media di RSUD Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dokter ICU RSUD Kabupaten Tangerang Santika Budi Andiyani  menyampaikan penanganan terkait tiga napi Lapas Kelas 1 Tangerang yang tewas akibat luka bakar.

Menurutnya, ketiga napi itu meninggal dunia pada Kamis 9 September 2021. Pertama, napi bernama Adam Maulana yang menghembuskan nafas terakhirnya pukul 03.00 WIB.

"Memang kondisinya luka bakar berat sekitar 98 persen. Pasien itu sudah jatuh ke arah infeksi yang mengganggu organ yang lain," ujarnya saat ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang.

Lalu, napi bernama Hadiyanto dan Timothy yang meninggal pukul 06.00 WIB. Hadiyanto mengalami luka bakar 60 sampai 80 persen. Sedangkan Timothy mengalami luka bakar sampai 85 persen.

"Semua sudah kami bantu dengan alat terpasang ventilator ketika pasien itu masuk, lalu pemeriksaan laboratorium, dan penunjang lainnya," jelas Dokter Santika

Lantaran luka bakar yang sangat berat, ketiga napi ini tak dapat diselamatkan. Terlebih, luka yang mereka alami mengganggu organ tubuh lainnya.

"Karena ada akibat luka bakar itu sendiri ada penunjang ganguan organ yang lain, gangguan multi organ seperti ginjal, liver," ungkapnya.

Dokter Santika menambahkan, ketiga napi ini sebelum meninggal, kondisinya sadar. Mereka juga belum sempat dioperasi.

"Kemarin itu awal masuk itu syok berat pasiennya kita langkah awal atasi dulu tatanan syok dehidrasi cairan kemudian kita berikan obat penopang jantung seperti vitamin," katanya.

Jika kondisi mereka stabil, rencananya akan operasi hari ini. Namun ketiga pasien itu ternyata tidak bisa bertahan hingga akhirnya meninggal.

Ketiga napi yang meninggal ini menambah jumlah total korban lainnya akibat insiden Lapas Kelas 1 Tangerang terbakar, sehingga keseluruhan korban tewas menjadi 44 orang.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

KAB. TANGERANG
Imigrasi Ringkus 27 WNA Sindikat Love Scamming di Gading Serpong, Pakai AI Rayu Korban Kirim Foto Tak Senonoh

Imigrasi Ringkus 27 WNA Sindikat Love Scamming di Gading Serpong, Pakai AI Rayu Korban Kirim Foto Tak Senonoh

Senin, 19 Januari 2026 | 14:21

Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil membongkar sindikat kejahatan siber internasional bermodus love scamming yang beroperasi di kawasan Gading Serpong, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill