Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com–Setelah Kapolda Banten Irjen Dr. Rudi Heriyanto dan Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro meminta maaf kepada mahasiswa yang menjadi korban kekerasan oknum polisi saat unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, kini giliran Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ikut meminta maaf atas kejadian tersebut.
"Ikut prihatin dan juga permohonan maaf kita juga sudah disampaikan di media bahwa kejadian kemarin tidak ada yang menginginkan semuanya," kata Zaki seusai melantik 77 kepala desa di kantornya, Tangerang, Banten, Kamis 14 Oktober 2021.
Zaki mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak Polresta Tangerang terkait peristiwa tersebut, dan pihaknya juga ikut memperhatikan kondisi kesehatan M Faris Amrullah, mahasiswa yang menjadi korban kekerasan oknum polisi setelah kejadian itu.
Dengan adanya mahasiswa pengunjuk rasa yang menjadi korban, Zaki mengharapkan peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak terjadi lagi. "Atas peristiwa ini ke depannya akan dijadikan pengalaman agar tidak terulang kembali," ujar dia.
Baca Juga :
Saat ini, ujar dia, pihak Pemkab Tangerang sudah menyerahkan kepada pihak Polres untuk memberikan informasi terkait masalah tersebut. Hari Kamis ini data kesehatan korban juga sudah keluar secara lengkap dari pihak medis.
Mengenai unjuk rasa yang dilakukan para mahasiswa, menurut Zaki pihaknya sangat terbuka selama ini dalam menyerap aspirasi. Komunikasi dan diskusi antara Pemkab Tangerang sudah sering terjadi dengan elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.
Bahkan, tambah Zaki, pada Senin dan Jumat ia menerima sejumlah perwakilan mahasiswa di kantornya untuk berkomunikasi dan diskusi. Jadi, tegas dia, sebetulnya penyaluran aspirasi mahasiswa sangat terbuka di Pemkab Tangerang dan tidak ada masalah.
Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto dan juga Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa yang menjadi korban kekerasan polisi. Kapolda dan Kapolres juga memohon maaf kepada orang tua korban.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews