Connect With Us

Giliran Bupati Tangerang Minta Maaf Kasus Polisi Banting Mahasiswa

Tim TangerangNews.com | Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:15

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. (@TangerangNews / Pemkab Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Setelah Kapolda Banten Irjen Dr. Rudi Heriyanto dan Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro meminta maaf kepada mahasiswa yang menjadi korban kekerasan oknum polisi saat unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, kini giliran Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ikut meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Ikut prihatin dan juga permohonan maaf kita juga sudah disampaikan di media bahwa kejadian kemarin tidak ada yang menginginkan semuanya," kata Zaki seusai melantik 77 kepala desa di kantornya, Tangerang, Banten, Kamis 14 Oktober 2021.

Zaki mengaku sudah menjalin komunikasi dengan pihak Polresta Tangerang terkait peristiwa tersebut, dan pihaknya juga ikut memperhatikan kondisi kesehatan M Faris Amrullah, mahasiswa yang menjadi korban kekerasan oknum polisi setelah kejadian itu. 

Dengan adanya mahasiswa pengunjuk rasa yang menjadi korban, Zaki mengharapkan peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak terjadi lagi. "Atas peristiwa ini ke depannya akan dijadikan pengalaman agar tidak terulang kembali," ujar dia.

Baca Juga : 

Saat ini, ujar dia, pihak Pemkab Tangerang sudah menyerahkan kepada pihak Polres untuk memberikan informasi terkait masalah tersebut. Hari Kamis ini data kesehatan korban juga sudah keluar secara lengkap dari pihak medis.

Mengenai unjuk rasa yang dilakukan para mahasiswa, menurut Zaki pihaknya sangat terbuka selama ini dalam menyerap aspirasi. Komunikasi dan diskusi antara Pemkab Tangerang sudah sering terjadi dengan elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

Bahkan, tambah Zaki, pada Senin dan Jumat ia menerima sejumlah perwakilan mahasiswa di kantornya untuk berkomunikasi dan diskusi. Jadi, tegas dia, sebetulnya penyaluran aspirasi mahasiswa sangat terbuka di Pemkab Tangerang dan tidak ada masalah.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto dan juga Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa yang menjadi korban kekerasan polisi. Kapolda dan Kapolres juga memohon maaf kepada orang tua korban.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill