Connect With Us

Pabrik Korek di Pakuhaji Tangerang Terbakar

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 2 November 2021 | 16:38

Tangkapan layar kebakaran pabrik korek terjadi di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Selasa 2 November 2021 sekitar pukul 15.40 Wib. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Kebakaran terjadi di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Selasa 2 November 2021 sekitar pukul 15.40 WIB. Lokasi terjadinya kebakaran diduga berada di pabrik korek di kawasan pergudangan tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, api masih berkobar di pabrik tersebut.

"Betul, situasi saat ini masih merah," ujar Abdul Munir saat dikonfirmasi.

Para petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang tengah menangani kebakaran itu.

Menurut Munir, pihaknya menerjunkan sejumlah unit mobil serta petugas pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.

"Kita turunkan lima unit pemadam kebakaran," jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kebakaran. Selain itu, belum diketahui juga apakah terdapat korban atau tidak, karena kebakaran masih berlangsung.

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill