Connect With Us

Toko Bangunan di Tangsel Kebakaran, Satu Petugas Pemadam Dilarikan ke IGD

Rachman Deniansyah | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 17:06

Petugas Pemadam Kebakaran dalam upaya medamkan kobaran api yang melanda salah satu toko bangunan milik Benyamin terletak di Jalan Raya Jombang No. 23 RT 03 RW 03, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Sabtu, 30 Oktober 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat melanda salah satu toko bangunan milik Benyamin yang terletak di Jalan Raya Jombang No. 23 RT 03 RW 03, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

Kobaran api yang kian membesar dibarengi dengan kepulan asap hitam itu, mulai terlihat sejak pagi hari, tepatnya pukul 04.50 WIB. 

Sontak, peristiwa itu pun membuat pegawai dan warga di sekitar lokasi panik. Mereka akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel. 

Petugas Pemadam Kebakaran dalam upaya medamkan kobaran api yang melanda salah satu toko bangunan milik Benyamin terletak di Jalan Raya Jombang No. 23 RT 03 RW 03, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

"Objek yang terbakar adalah toko bahan bangunan. Bangunan tersebut berlantai dua. Kejadiannya itu pagi tadi," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Uci Sanusi saat dihubungi TangerangNews.com.

Kobaran api terlihat begitu mengganas menghabisi seluruh isi toko bangunan tersebut. Si jago merah pun kian membesar lantaran banyak cairan dan bahan yang sangat mudah terbakar. 

Bahkan, api baru benar-benar dapat ditaklukan pada siang hari, sekitar pukul 13.20 WIB. 

"Kami menerjunkan 10 armada, termasuk tim rescue. Pemadaman sih sebetulnya enggak terlalu lama. Karena kami bisa melokalisir bangunan pokok dari toko bangunan itu. Tapi yang lama itu pendinginan, karena banyak cairan mudah terbakar. Jadi mudah semakin menyebar," terang Uci. 

Petugas pemadam pun sempat kewalahan dalam menjinakkan si jago merah. Bahkan saat bergelut melawan kobaran api, terdapat seorang personel pemadam kebakaran yang harus dilarikan ke Rumah Sakit. 

Matanya, kata Uci, terkena tetesan cairan panas saat berusaha memadamkan api. 

Petugas Pemadam Kebakaran dalam upaya medamkan kobaran api yang melanda salah satu toko bangunan milik Benyamin terletak di Jalan Raya Jombang No. 23 RT 03 RW 03, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Sabtu, 30 Oktober 2021.

"Kena semacam tetesan, entah cat atau tiner gitu. Karena sedang memadamkan di bawah, dan di atas ada cairan tiner dan sebagainya. Dibawa ke IGD IMC Jombang. Dicuci, kotoran juga banyak yg keluar. Sekarang sudah bisa melek, sudah dipulangkan. Dan semoga baik-baik saja," tuturnya. 

Selain seorang personel, terdapat pula satu korban lainnya yang mengalami luka ringan. 

"Ada pegawai yang tangannya luka ringan. Mungkin saat itu dia menyentuh benda yang panas," ujarnya. 

Uci menduga, kebakaran hebat tersebut terjadi lantaran adanya korsleting listrik pada bangunan tersebut.

"Dugaannya dari para anggota adalah adanya korsleting listrik. Untuk kerugian, kalau dari anggota sih, ya sifatnya menaksir. Mungkin sampai Rp1 Miliar," pungkasnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Senin, 20 April 2026 | 14:42

Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian. 

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill