Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 1.196 pelamar pada kegiatan Job Fair 2021 virtual yang digelar pada Selasa 9 November 2021 lalu.
Data Sistem Informasi Aplikasi Pelayanan Ketenaga Kerjaan (Siap Kerja) Disnaker itu melebihi separuh dari target Disnaker yang menyasar 2.000 calon pekerja atau pencari kerja. "Menurut data dari aplikasi SiapKerja, tercatat 1.196 pencari kerja. Alhamdulillah sudah ada di angka lebih dari 50 persen dari jumlah target kita berkisar 2.000 pencaker," kata Plt Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat, Senin 15 November 2021.
Beni berharap pameran Kesempatan Kerja atau Job Fair virtual 2021 tersebut dapat menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Tangerang. Meski demikian, dia mengakui banyaknya ketersediaan kuota kerja dibandingkan dengan pelamar yang mendaftar.
Dia menjelaskan, dari 7.000 lowongan yang tersedia, 5.000 di antaranya perusahaan asing atau dari luar negeri. Hal tersebut menyebabkan hanya 1.000 pelamar yang mendaftarkan diri. "Job Fair ini memang didominasi oleh lowongan pekerjaan yang berasal dari luar negeri. Hal tersebut yang menyebabkan kurangnya minat pelamar karena mereka merasa belum siap," katanya.
Kendati demikian, dia menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah mengambil bagian dan berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair tersebut. "Saya mewakili Disnaker Kabupaten Tangerang mengucapkan banyak terima kasih kepada stakeholder yang ikut bekerjasama dengan kami. Mengingat, kegiatan Job Fair di tahun 2021 ini dapat terselenggara dengan sukses," tutur Beni.
Di lain sisi, Disnaker Kabupaten Tangerang tetap menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Jayanti untuk membekali para pekerja dengan keterampilan yang dibutuhkan. "Kami memiliki Balai Latihan Kerja (BLK), dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mengembangkan potensi keterampilan yang dimiliki (masyarakat)," kata Beni.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews