Connect With Us

Jalan Raya Mauk Tangerang Macet Parah, Pemkab Diminta Segera Beri Solusi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 19 Januari 2022 | 09:39

Kemacetan di Jalan Raya Mauk, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Jalan Raya Mauk, Kabupaten Tangerang kerap mengalami macet parah sehingga dikeluhkan warga. Sumber kemacetan terjadi di sejumlah titik wilayah Kecamatan Sepatan.

Kondisi kemacetan yang telah berlangsung lama berdampak bagi pengguna jalan, karena memakan waktu perjalanan yang mengakibatkan telat bekerja.

Andrea Utomo, warga Emerald Residence Sepatan mengaku, harus menempuh perjalanan sekitar dua jam lebih untuk tiba di kantor tempatnya bekerja. 

Dia juga mengklaim terjebak macet di tiga titik, yakni di pertigaan Oja, pertigaan Pasar Sepatan, dan di Jembatan Kedaung.

"Sampai kantor sekitar jam 09.20, padahal dari rumah jam 06.40," kata Andrea, Rabu 19 Januari 2022.

Dia menyayangkan minimnya petugas saat arus lalu lintas sedang padat merayap. Menurutnya, kondisi ruas Jalan Raya Mauk yang sempit sudah tidak sesuai dengan volume kendaraan yang melintas.

"Yang di pertigaan pasar dan jembatan tidak ada (petugas), baik dari polisi maupun Dishub," ucapnya.

Selain tinggi volume kendaraan yang melintas, para pedagang yang berjualan dekat dengan bahu jalan juga membuat arus kendaraan tidak lancar. 

Andrea menambahkan, kondisi ini juga diperparah dengan pengguna jalan yang tidak taat aturan lalu lintas. Tidak sedikit warga yang menggunakan roda dua mengambil sisi jalan yang berlawanan arah. Akhirnya kemacetan sukar terurai alias semakin crowded.

"Pedagang jualan juga sudah menyalahi aturan sampai ke badan jalan. Motor para pembeli parkir juga seenaknya," tutur Andrea.

Andrea berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera mencari solusi karena kerugian akibat macet di Jalan Raya Mauk tidak hanya untuk akses menuju kantor saja, tetapi distribusi ekonomi serta kepentingan siswa yang ingin ke sekolah juga mengalami kendala.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill