Connect With Us

Kunjungi Budidaya Rumput Laut di Mauk Tangerang, Pengusaha Italia Sebut Berpotensi Besar

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 Maret 2022 | 13:37

Seorang buyer/pembeli internasional asal Italia ini berkunjung langsung ke kawasan Ketapang Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu 9 Maret 2022. (@TangerangNews / tangerangkab.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Budidaya rumput laut di Kabupaten Tangerang menggeliat di tengah pandemi COVID-19. Selain budidayanya ramah terhadap lingkungan, industri pengolahan rumput laut terbuka lebar dengan adanya tradisi kuliner modern. 

Tingginya prospek pengembangan budidaya rumput laut ini ternyata menarik perhatian pengusaha mancanegara, salah satunya Lino.

Seorang buyer/pembeli internasional asal Italia ini berkunjung langsung ke kawasan Ketapang Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 9 Maret 2022, untuk melihat tambak budidaya rumput laut di wilayah tersebut.

Kunjungan Lino memberikan beberapa masukan terkait cara pembudidayaan rumput laut yang baik kepada petani di tempat tersebut. Seperti menjaga sirkulasi air, mengatur pasang surutnya tambak dan tempat penimbunan lumpur.

Lino juga mengucapkan terimakasih kepada para petani karena telah membawanya berkeliling untuk melihat potensi rumput laut yang ada di tempat tersebut.

Ia pun berpesan kepada para petani dan warga sekitar untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Mengingat, dengan terciptanya kondisi lingkungan yang baik dapat meningkatkan kualitas rumput laut yang dibudidayakan di tempat tersebut.

"Eropa perlu sertifikasi dan enviromental friendly, saya minta tolong kepada semuanya tidak buang plastik di laut dan di tambak, tolong buang sampah di tempatnya. Kami mau support petani dan pembudidaya yang enviromental friendly, dengan hal tersebut para pengusaha di Eropa akan membayar dengan harga premium," ujar Lino.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Jainudin memaparkan, pesisir pantai Kabupaten Tangerang memiliki peluang besar untuk budidaya rumput laut.

Hal tersebut dapat terlihat dari tumbuhnya rumput laut secara alami di area mangrove.  Artinya itu juga menggambarkan jika budidaya rumput laut begitu cocok di pesisir pantai Kabupaten Tangerang.

 

“Kita memberikan dukungan baik kepada petani maupun investor yang membudidayakan rumput laut di Kabupaten Tangerang,” ucap Jainudin.

Pegiat Komunitas Rumput Laut Indonesia Maria Gigih mengatakan, dengan adanya kunjungan dari pengusaha ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat petani untuk menjaga kualitas rumput laut yang sedang dibudidayakan.

"Karena mereka adalah ahli dan juga penjamin pasar, kami berharap pembudidaya di sini dapat mendengarkan masukan yang diberikan, misalnya menjaga kualitas produksi," ucapnya.

KAB. TANGERANG
Pembunuhan Wanita di Pasar Kemis Direkayasa Jadi Bunuh Diri, Terungkap Gegara Isi Chat

Pembunuhan Wanita di Pasar Kemis Direkayasa Jadi Bunuh Diri, Terungkap Gegara Isi Chat

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:40

Jajaran Polresta Tangerang berhasil membongkar skenario licik di balik kematian seorang wanita berinisial R, 29.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill