Connect With Us

Pemkot Tangerang Gelar BLK Budidaya Maggot untuk Warga Elite

Advertorial | Selasa, 10 November 2020 | 17:07

Kegiatan pembinaan kemasyarakatan di Cluster Italy RW 15, Perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimplementasikan program pembinaan kemasyarakatan secara serentak di-104 kelurahan guna meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia. 

 

Balai latihan kerja (BLK) yang berlangsung di Cluster Italy RW 15, Perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dikemas dengan kegiatan budidaya maggot, Selasa (10/11/2020). 

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang hadir mengatakan, pelatihan melalui BLK ini untuk meningkatkan potensi wilayah demi menunjang ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19. 

 

"Pemkot Tangerang fokus bagaimana bisa merubah sikap, mental, dan perilaku masyarakat. Menggali menumbuh kembangkan potensi yang ada," ujarnya. 

Melalui BLK ini, masyarakat dapat membantu Pemkot Tangerang dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang masih melanda Kota Tangerang dengan hidup secara mandiri. 

 

"Pelatihan ini bisa menggali potensi agar masyarakat hidup kreatif. Jadi, potensi yang ada bisa muncul, bisa memenuhi kebutuhan hidupnya," imbuhnya. 

 

Sachrudin mengapresiasi para pengurus RW 15 Perumahan Banjar Wijaya yang telah antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini. 

 

"Apresiasi kepada Pak RW yang sudah bersama-sama merubah ruang terbuka hijau menjadi sebuah taman yang bisa membuat hidup nyaman," ucapnya. 

 

Camat Cipondoh Rizal Ridolloh menambahkan, pelatihan maggot di Perumahan Banjar Wijaya ini berlangsung selama dua hari. Adapun maggot sebagai media untuk pelatihan kemasyarakatan karena maggot ini mampu menunjang ketahanan pangan. 

 

"Ini untuk ketahanan pangan. Maggot mampu menjadi pakan untuk ikan dan tanaman sehingga bermanfaat di tengah pandemi COVID-19," katanya. 

 

Ketua RW 15 Perumahan Banjar Wijaya, David Yubiantoro menambahkan, meskipun warga Banjar Wijaya ekonominya cukup tetapi tetap ingin mendukung program Pemkot Tangerang dengan budidaya maggot. 

 

"Kami siap mendukung program Pemkot Tangerang. Semua warga sudah mempersiapkan dan antusias mengikuti pelatihan serta penerapan budidaya maggot," katanya. 

 

David berharap pelatihan ini bisa bermanfaat bagi warga Banjar Wijaya. "Tentu dengan adanya pengetahuan masyarakat tentang budidaya maggot, lingkungan kita lebih maju lagi," pungkasnya.(ADV)

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill