Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimplementasikan program pembinaan kemasyarakatan secara serentak di-104 kelurahan guna meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia.
Balai latihan kerja (BLK) yang berlangsung di Cluster Italy RW 15, Perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dikemas dengan kegiatan budidaya maggot, Selasa (10/11/2020).

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang hadir mengatakan, pelatihan melalui BLK ini untuk meningkatkan potensi wilayah demi menunjang ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19.
"Pemkot Tangerang fokus bagaimana bisa merubah sikap, mental, dan perilaku masyarakat. Menggali menumbuh kembangkan potensi yang ada," ujarnya.
Melalui BLK ini, masyarakat dapat membantu Pemkot Tangerang dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang masih melanda Kota Tangerang dengan hidup secara mandiri.
"Pelatihan ini bisa menggali potensi agar masyarakat hidup kreatif. Jadi, potensi yang ada bisa muncul, bisa memenuhi kebutuhan hidupnya," imbuhnya.
Sachrudin mengapresiasi para pengurus RW 15 Perumahan Banjar Wijaya yang telah antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini.
"Apresiasi kepada Pak RW yang sudah bersama-sama merubah ruang terbuka hijau menjadi sebuah taman yang bisa membuat hidup nyaman," ucapnya.
Camat Cipondoh Rizal Ridolloh menambahkan, pelatihan maggot di Perumahan Banjar Wijaya ini berlangsung selama dua hari. Adapun maggot sebagai media untuk pelatihan kemasyarakatan karena maggot ini mampu menunjang ketahanan pangan.
"Ini untuk ketahanan pangan. Maggot mampu menjadi pakan untuk ikan dan tanaman sehingga bermanfaat di tengah pandemi COVID-19," katanya.
Ketua RW 15 Perumahan Banjar Wijaya, David Yubiantoro menambahkan, meskipun warga Banjar Wijaya ekonominya cukup tetapi tetap ingin mendukung program Pemkot Tangerang dengan budidaya maggot.
"Kami siap mendukung program Pemkot Tangerang. Semua warga sudah mempersiapkan dan antusias mengikuti pelatihan serta penerapan budidaya maggot," katanya.
David berharap pelatihan ini bisa bermanfaat bagi warga Banjar Wijaya. "Tentu dengan adanya pengetahuan masyarakat tentang budidaya maggot, lingkungan kita lebih maju lagi," pungkasnya.(ADV)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGPolres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang
Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews