Connect With Us

Budidaya Ikan di Selokan, Warga Neglasari Tangerang Panen 120 Kg

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Maret 2022 | 14:06

Budidaya Ikan Lele di Selokan yang berlokasi Perumahan Angkas Pura 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Budidaya ikan biasanya memanfaatkan lahan di perkarangan rumah dengan media kolam terpal atau permanen cor.

Namun beda dengan sederet warga Kampung Pendidikan dan Olahraga (Pendora), Perumahan Angkas Pura 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari. Mereka memanfaatkan selokan taman, sebagai tempat budidaya ikan.

Kini sudah ada empat titik selokan yang dimanfaatkan warga yang juga tergabung dalam Komunitas Bersih Indah Makmur Sejuk Nan Asri (BIMASENA) ini. Mulai dari budidaya ikan lele, mas hingga nila.

“Inspirasi hadir saat hujan, kita lihat selokan ini terlihat aman tidak terjadi luapan. Akhirnya kita pelajarin lewat youtube dan Alhamdulillah saat ini budidayanya sudah cukup aktif, menghasilkan dan dirasakan para warga,” ungkap Prima Diansyah, Ketua Bimasena, Kamis 10 Maret 2022.

Prima menceritakan, selokan ikan lele hingga saat ini sudah lebih dari tiga kali menjalani proses panen.

Paling tinggi, selokan lele pernah panen hingga 120 kilogram, yang hasilnya diperjual belikan dan sebagian dibagikan ke warga sekitar yang membutuhkan. 

Sedangkan selokan ikan nila dan ikan mas, hingga saat ini hanya diperuntukan sebagai selokan edukasi warga dan para kunjungan.

“Hasil penjualan kita putar lagi menjadi bibit, kita besarkan lagi lelenya dan berputar terus. Alhamdulillah hasilnya, kita juga sudah bangun kolam besar didekat sawah untuk proses budidaya yang lebih besar lagi,” katanya. 

Diketahui selain budidaya ikan, Kampung Pendora bersama jajaran kelurahan Karang Anyar dan Kecamatan Neglasari juga telah berhasil membangun ruang terbuka hijau yang aktif, produktif dan mengedukasi.

Mulai dari membangun ruang terbuka hijau, rumah pohon, taman bermain, KWT hingga pengolahan sampah berskala besar. 

“Lingkungan ini kita bangun sekitar delapan bulan terakhir. Hasilnya Alhamdulillah cukup terlihat, dan saat ini sudah cukup banyak menerima kunjungan dari sekolah-sekolah, untuk belajar pilah sampah, budidaya ikan hingga tumbuhan,” papar Andia, Lurah Karang Anyar.

KAB. TANGERANG
Motif Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, Pelaku Sakit Hati Kerap Dipalak

Motif Pembunuhan Pedagang Cilok di Tangerang, Pelaku Sakit Hati Kerap Dipalak

Minggu, 7 Juni 2026 | 12:50

Kepolisian mengungkap motif pembunuhan pedagang cilok berinisial P, 33 yang ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakannya yang terletak di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill