Connect With Us

Bertahan Saat COVID-19, Warga Kampung Anggur Budidaya Ikan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:03

Warga Kampung Anggur sedang mengelola kolam untuk budidaya ikan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Kota Tangerang, Kamis (6/8/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Warga Kampung Anggur di RW 3 Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang melakukan budidaya ikan secara mandiri, untuk mendukung ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19. 

Ketua RW3 Budi Santoso mengatakan budidaya ikan di lingkungannya semakin berkembang karena warga mulai tertarik dengan hasilnya. 

"Ketika awal pandemi kami sudah panen dua kolam berupa 160 kg ikan lele. Hasilnya kami bagikan ke warga dan sebagian dijual," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (6/8/2020).

Setelah panen di tahap pertama, pihaknya sedang menunggu hasil panen delapan kolam serta enam drum berisi bibit ikan jenis lele dan nila.

Hasil panen yang diperkirakan terjadi pada sebulan mendatang ini rencananya juga untuk dikonsumsi warga dan dijual.  "Kalau dijual hasilnya untuk perkembangan dan perluasan budidaya ikan ini," katanya. 

Warga Kampung Anggur sedang mengelola kolam untuk budidaya ikan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Kota Tangerang, Kamis (6/8/2020).

Budi menjelaskan budidaya ikan ini dikelola oleh warga secara mandiri. Pihak RW membentuk tiga kelompok warga sebagai pionir dalam pengelolaan budidaya ikan ini.

Selain ikan, warga Kampung Anggur juga membudidaya tanaman dengan pembibitan kembang kol dan brokoli yang telah dilakukan sepekan kemarin. 

"Budidaya ini memang kami lakukan dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan termasuk lahan kosong di pekarangan rumah warga," ucapnya. 

Diharapkan budidaya ikan dan tanaman ini dapat menjadi solusi dalam membantu pemerintah, untuk mengatasi ketahanan pangan warga di tengah pandemi COVID-19.  "Semoga budidaya ini semakin berkembang," tuturnya. 

Lurah Uwung Jaya Aceng Supriyatna mendukung upaya warganya yang menggencarkan budidaya ikan dan tanaman untuk ketahanan pangan. "Itu memang binaan kami. Prinsipnya kami mendukung sehingga bisa menjadi motivasi bagi kampung-kampung tematik lainnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Senin, 22 Juni 2026 | 20:41

Warga Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang digegerkan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Minggu 21 Juni 2026. Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

BANDARA
Sambut 1,9 Juta Penumpang Liburan Sekolah, Karakter Ikonik Raksasa Jadi Spot Foto Baru di Bandara Soetta

Sambut 1,9 Juta Penumpang Liburan Sekolah, Karakter Ikonik Raksasa Jadi Spot Foto Baru di Bandara Soetta

Senin, 22 Juni 2026 | 16:56

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang memproyeksikan lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan selama periode libur sekolah tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill