Connect With Us

Warga Binaan Lapas Pemuda Tangerang Dilatih Otomotif & Budidaya Pertanian

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 4 Mei 2019 | 20:00

Kegiatan pembukaan pelatihan otomotif dan budi daya pertanian untuk para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), di Aula Blok E Lapas Pemuda Tangerang, Sabtu (4/5/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang) membuka pelatihan otomotif dan budi daya pertanian untuk para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Blok E Lapas Pemuda Tangerang dengan turut diikuti 60 WBP, Sabtu (4/5/2019).

Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Seksi Giatja Lapas Pemuda Tangerang dengan PT Ricardo Matic untuk pelatihan otomotif, serta PT East-West Seed untuk pelatihan budi daya pertanian.

Pelatihan ini sendiri merupakan salah satu kelanjutan dari kerjasama antara Lapas Pemuda Tangerang dengan PT. East-West Seed.

Kerjasama tersebut diumumkan di sela-sela penyelenggaraan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55 di lingkungan Kanwil Kemenkumham Banten, Sabtu, 27 April 2019 lalu.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Pemuda Tangerang Jumadi mengatakan bahwa pelatihan-pelatihan seperti ini harus sering diadakan supaya para Warga Binaan bisa mendapatkan bekal ilmu yang bermanfaat setelah habis masa pidananya kelak.

Selain itu, ia menuturkan bahwa hal ini merupakan salah satu komitmen Lapas Pemuda Tangerang untuk terus memberikan ilmu yang bermanfaat kepada para WBP.

“Semoga kami bisa terus menggelar pelatihan-pelatihan serupa agar para WBP kami bisa memiliki bekal ilmu yang bermanfaat yang bisa dimanfaatkan mereka ketika bebas kelak. Ini merupakan bukti komitmen kami dalam menciptakan WBP yang berdayaguna dan bermanfaat di masyarakat. Sehingga harapan kami, setelah mereka bebas tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama," jelas Jumadi.

Khusus pelatihan budi daya pertanian dengan PT East-West Seed, nantinya akan berjalan selama 3 bulan kedepan. Materi pelatihan yang akan diberikan berupa pelatihan tentang cara menanam bibit dengan baik, pengolahan lahan, hingga perawatan tanaman.

Pada bulan Juli mendatang, diharapkan akan ada acara puncak berupa panen raya hasil budi daya tanaman hasil kerja sama dengan PT. East-West Seed. Adapun bibit-bibit tanaman yang akan ditanam antara lain bibit tanaman sayuran cabai, bayam, labu madu, melon, dan juga jagung varietas terbaru.

Kepala Seksi Giatja Lapas Pemuda Tangerang, Tri Wahyu Santosa menambahkan, bahwa kerjasama dengan East-West Seed diharapkan bisa meningkatkan produktivitas budi daya tanaman yang kami lakukan selama ini.

"Semoga bisa berjalan dengan baik ke depannya. Saya juga berharap agar pelatihan ini dapat berlangsung dengan lancar, sehingga akan diadakan panen raya yang Insyaallah, akan digelar pada bulan Juli mendatang," ungkapnya.(MRI/RGI)

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

OPINI
Kandang Setan di Kota Akhlak

Kandang Setan di Kota Akhlak

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:52

Tangerang dengan stempel "Akhlakul Karimah"-nya itu ibarat seorang pria yang pakai setelan jas rapi dan wangi parfum surga, tapi diam-diam menyembunyikan luka borok bernanah di balik celananya.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill