Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah
Jumat, 4 September 2026 | 13:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TANGERANGNEWS.com-Sudah dua pekan banjir yang merendam jalanan di Kampung Gunung Batu, Desa Cijantra, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang tidak kunjung surut.
Hal ini pun dikeluhkan warga setempat, karena selain mengganggu aktivitas masyarakat dan para pengguna jalan, dikhawatirkan air akan naik sampai ke rumah warga ketika hujan deras.
Jaro Asman, Ketua RW Kampung Gunung Batu mengatakan, terhitung sudah dua minggu terakhir banjir tidak kunjung surut. Hal ini disebabkan karena tersumbatnya saluran air menuju sungai yang tertutup oleh tembok bangunan milik pengembang BSD (Bumi Serpong Damai) dan Paramount Land.
''Kami pun sudah berusaha bergotong royong bersama warga dengan maksimal, Namun hasilnya tetap sama,” katanya Selasa 15 Maret 2022.
Warga juga bersama pihak desa juga sudah sering mengirimkan surat kepada pihak pengembang, agar dilakukan pembongkaran gorong-gorong. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.
“Belum ada solusinya dari pihak pengembang BSD dan Paramount land,'' ucapnya.
Rudi, Ketua Pemuda di Kampung Gunung Batu mengatakan, masyarakat setempat berharap kepada pemerintah desa dan kecamatan agar menyampaikan permintaan warga kepada pihak pengembang, untuk melakukan pembongkaran dan membuat saluran yang lebih baik lagi. Sehingga aliran selokan ke sungai menjadi lancar.
''Selain mengganggu aktivitas warga setempat, juga mengganggu pengguna jalan yang ingin pergi bekerja, anak sekolah dan pedagang, kami berharap banjir tersebut cepat teratasi,'' tukasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews