Connect With Us

22.620 Liter Minyak Goreng Murah Didistribusikan di Kabupaten Tangerang

Tim TangerangNews.com | Kamis, 17 Maret 2022 | 16:11

Ketua Dewan Korpri Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendistribusikan 22.620 liter minyak goreng bersubsidi kepada masyarakat, Kamis 17 Maret 2022. (@TangerangNews / Setda Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Di tengah mahalnya harga minyak goreng, Ketua Dewan Korpri Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendistribusikan 22.620 liter minyak goreng bersubsidi kepada masyarakat di Kabupaten Tangerang. 

Acara tersebut secara perdan dan simbolis digelar di Kecamatan Tigaraksa. "Hari ini kita ke 29 kecamatan. Selaku anggota Korpri, kami berbagi rasa kepada masyarakat yang saat ini minyak goreng dibutuhkan oleh masyarakat," ujar Maesyal seusai menyerahkan minyak goreng kepada masyarakat, Kamis 17 Maret 2022.

Maesyal menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat dan Kades Sodong untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat dengan harga murah. Maesyal mengatakan, nantinya para camat, lurah, dan kades akan menyalurkannya kepada masyarakat dengan harga Rp. 13.850/liter di bawah harga eceran.

Maesyal juga mengatakan, selain untuk kebutuhan sehari-hari dan menghadapi kebutuhan bulan Ramadan yang tinggal beberapa pekan lagi, Korpri terpanggil ikut membantu dan berbagi untuk mengurangi beban masyarakat khususnya dalam mendapatkan minyak goreng.

"Minyak goreng saat ini di pasaran sudah naik, tetapi kita tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak mengambil untung. Kita bantu memudahkan distribusinya kepada masyarakat melalui kecamatan, kelurahan/desa,” tutur  Maesyal.

Wakil Ketua Dewan Korpri Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menjelaskan di setiap kecamatan diberi kuota minyak goreng sebanyak 780 liter dengan harga Rp13.850/liternya dan total keseluruhannya sekitar 22.620 liter. 

Korpri Kabupaten Tangerang, ujar Soma, mendistribusikan minyak goreng agar masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan minyak goreng dengan harga yang sangat terjangkau.

"Ini wujud nyata Korpri dalam mengurangi beban kebutuhan masyarakat yang saat ini mengeluh akan sulitnya mendapatkan minyak goreng,” ungkap Soma.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi saat ini dan tetap bijak serta melakukan alternatif lain untuk berhemat dalam penggunaan minyak hingga kondisi stabil kembali. "Minyak goreng tetap ada dan terapkan prilaku sehat berhemat menggunakannya," pintanya.

Distribusi minyak goreng murah juga dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang di beberapa sentra pendistribusian untuk masyarakat dan pelaku usaha UMKM.

Dalam penyerahan simbolis minyak goreng bersubsidi pemerintah oleh Korpri di Aula Kecamatan Tigaraksa dihadiri juga oleh Camat Tigaraksa Rahyuni, Lurah Tigaraksa dan Kepala Desa se-Kecamatan Tigaraksa, ibu-ibu PKK serta tokoh masyarakat Kecamatan Tigaraksa.

KOTA TANGERANG
Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Jumat, 3 April 2026 | 21:34

Suasana Balai Warga RW 03 Kelurahan Pondok Bahar, Karang Tengah, seketika berubah menjadi ruang diskusi hangat pada Kamis 2 April 2026 sore.

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill