Connect With Us

Pengendara Mercy Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Dugaan Halangi Ambulans

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Maret 2022 | 13:41

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com-Pengendara Mercedes Benz (Mercy) dan ambulans Puskesmas Cisoka dijadwalkan yang dipanggil pihak Polresta Tangerang dijadwalkan untuk bertemu pada Senin 21 Maret 2022.

Pemanggilan terebut untuk membahas dugan aksi menghalang-halangi ambulans hingga terjadi senggolan di Tol Tangerang-Merak.

Namun hari ini, pengemudi Mercy tersebut mangkir dari panggilan. Hanya sopir ambulans Puskesmas Cisoka, Hildam yang datang ke polres.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, sopir ambulans hadir bersama Kepala Puskesmas Cisoka. Saat ini keduanya masih dimintai keterangan di Polresta Tangerang.

"Sekaligus akan dilanjutkan ke pengecekan TKP untuk memastikan locus delicti dan kewenangan wilayah hukum yang menangani peristiwa laka ringan," jelasnya.

Sementara hingga Pukul 10.00 WIB, pengemudi mobil Mercy belum datang. Namun yang bersangkutan memberi konfirmasi kepada personel Satlantas Polresta Tangerang tidak bisa hadir karena ada kegiatan mendadak.

"Jadi Polresta Tangerang akan menjadwalkan ulang untuk permintaan keterangan terhadap pengemudi Mercy tersebut," jelas Shinto.

Menurut Shinto, dengan tidak hadirnya pengemudi Mercy, maka inisiasi mempertemukan para pihak tidak dapat dilaksanakan hari ini. "Kemudian pertemuan akan dijadwalkan kembali oleh Polresta Tangerang," ujar Shinto.

Seperti diketahui, insiden ambulans dari Puskesmas Cisoka Kabupaten Tangerang yang membawa pasien hendak melahirkan diduga dihalangi oleh sedan Mercy di ruas Tol Bitung.

Pada peristiwa terjadi pada Jumat 11 Maret 2022 malam. Kedua mobil tersebut terlibat gesekan lantaran sopir ambulans yang hendak menuju ke RSUD Kabupaten Tangerang. merasa dihalangi oleh Mercy.

Dari serempetan yang terjadi, Mercy terkena kaca spion sedangkan pada ambulans terkena bagian bodi mobil. Merasa tidak terima, sopir Mercy mengikuti ambulans sampai rumah sakit. Kedua sopir itu sempat bersitegang.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill