Connect With Us

Kawasan Kumuh di Mauk Tangerang Disulap, Dapat Pujian Bappenas

Tim TangerangNews.com | Jumat, 1 April 2022 | 10:52

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menerima Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Tri Dewi Virgianti di kawasan Ketapang Aquaculture, Mauk. (Foto Setda Kab. Tangerang) (@TangerangNews / Setda Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com - Keberhasilan pembangunan dan penanganan kawasan kumuh di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, khususnya di kawasan Ketapang Aquaculture, Kabupaten Tangerang, Banten dipuji Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Tri Dewi Virgianti. 

Pujian tersebut disampaikan Tri Dewi ketika melakukan kunjungan lapangan yang dilanjutkan dengan tebar benih ikan nila serta dialog dan diskusi publik tentang penanganan kawasan kumuh di Desa Ketapang, Mauk, Kamis 31 Maret 2022. “Program penataan Ketapang ini diapresiasi oleh menteri dan para pimpinan di jajaran kementerian,” kata Tri Dewi.

Dia berharap program kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah yang berkelanjutan itu bisa direplikasi di daerah lain karena keberhasilannya dapat dilihat dan dirasakan dampaknya secara langsung.

"Alhamdulillah, saya berkesempatan bisa datang langsung ke Ketapang dan bisa melihat langsung keberhasilan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam penataan kawasan pesisirnya," tutur Tri Dewi.

Menurutnya, keberhasilan program penataan dan penanganan di Desa Ketapang merupakan hal yang ditunggu-tunggu karena di tempat-tempat lain banyak yang mengalami kegagalan tetapi di Kabupaten Tangerang, program yang berkelanjutan tersebut berhasil dan tampak nyata manfaatnya.

"Banyak daerah-daerah yang menata kawasan kumuh dan pesisir tetapi untuk permukiman perumahannya lupa mereka pikirkan, akan tetapi di Kabupaten Tangerang ini semua terintegrasi,” ungkapnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang menerima langsung kedatangan Direktur Bappenas mengatakan program penataan dan penanganan kawasan pesisir merupakan kolaborasi dari berbagai pihak termasuk dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi. 

“Pelaksanaannya juga secara kolaborasi pendanaannya, baik yang bersumber dari APBN, APBD, dan provinsi bahkan dari CSR,” kata Zaki.

Zaki menjelaskan, kawasan Desa Ketapang dulunya adalah kawasan yang kumuh dan tidak terawat, sehingga akhirnya Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten dan juga dan juga Kementerian PUPR membuat Ketapang Aquaculture dan hasilnya bisa dilihat saat ini.

Ia mengharapkan Ketapang Aquaculture tersebut bisa diterapkan dan direplikasi di daerah-daerah lain sesuai dengan keinginan dan harapan dari kementerian. “Dan program tersebut juga akan dijadikan contoh untuk program penataan dan penanganan kawasan pesisir di daerah Kabupaten Tangerang yang lainnya,” lanjut Zaki.

Zaki menambahkan, Ketapang Aquaculture ini pada Agustus akhir atau awal September mendatang akan menjadi tujuan visitasi dari City Sanitation Summit (CSS) ke-20 yang kebetulan Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumahnya. “Dan setelah itu di bulan Oktobernya kita akan menjadi tuan rumah event internasional PEMSEA dengan mengundang 12 negara," jelasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang soal Bahaya Listrik dan Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:17

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui UP3 Cikupa memberikan edukasi keselamatan listrik kepada siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill