Connect With Us

Empat RT di Kecamatan Mauk Terkena Air Rob

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Mei 2009 | 19:49

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak empat rukun tetangga (RT) di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang tergenang air rob sekitar pukul 10.00 WIB kemarin malam.

Syamsudin warga RT 13/04 mengatakan, warga yang pertama kali mengetahui peristiwa itu mengira akan terjadi tsunami berteriak kepada warga lainnya dan membuat panik warga sekitar.

Itu membuat warga berlarian membawa barang berharga ke masjid Baitul Salam yang berada di RT 13/4 yang letaknya lebih tinggi dari permukaan rumah warga. “Kami mengira akan ada tsunami, air rob naik dengan cepat dalam sekejap setinggi perut orang dewasa. Bahkan 10 perahu nelayan terbawa hingga ke daratan yang berada di sekitar bibir pantai,” katanya.

Banjir yang menggenangi empat RT tersebut merendam pemukiman warga selama enam jam. Dan, mulai surut sekitar 10.30 WIB hari ini. Hingga berita diulis warga masih sibuk membersihkan rumahnya yang kotor terendam air pasang.(zokel)

KAB. TANGERANG
Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:24

Korban banjir setinggi 2 meter di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang meminta bantuan jajaran pemerintah pusat hingga ke Presiden Prabowo Subianto.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill