Connect With Us

Empat RT di Kecamatan Mauk Terkena Air Rob

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Mei 2009 | 19:49

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak empat rukun tetangga (RT) di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang tergenang air rob sekitar pukul 10.00 WIB kemarin malam.

Syamsudin warga RT 13/04 mengatakan, warga yang pertama kali mengetahui peristiwa itu mengira akan terjadi tsunami berteriak kepada warga lainnya dan membuat panik warga sekitar.

Itu membuat warga berlarian membawa barang berharga ke masjid Baitul Salam yang berada di RT 13/4 yang letaknya lebih tinggi dari permukaan rumah warga. “Kami mengira akan ada tsunami, air rob naik dengan cepat dalam sekejap setinggi perut orang dewasa. Bahkan 10 perahu nelayan terbawa hingga ke daratan yang berada di sekitar bibir pantai,” katanya.

Banjir yang menggenangi empat RT tersebut merendam pemukiman warga selama enam jam. Dan, mulai surut sekitar 10.30 WIB hari ini. Hingga berita diulis warga masih sibuk membersihkan rumahnya yang kotor terendam air pasang.(zokel)

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

OPINI
Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Menimbang Insentif Tambahan bagi Guru Sekolah Gratis di Banten

Selasa, 7 Juli 2026 | 18:46

Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.

KAB. TANGERANG
Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Kebakaran TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam, Status Darurat Bencana Belum Dicabut

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:27

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill