Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan
Kamis, 16 April 2026 | 20:06
Demam properti di Gading Serpong makin tak terbendung. Proyek ruko terbaru Pasadena Square South langsung diincar para investor sebelum resmi dipasarkan.
TANGERANGNEWS.com-Jalur arteri Serang-Tangerang pada Jumat 6 Mei 2022 malam yang didominasi kendaraan bermotor roda dua dan empat dari Pelabuhan Merak, Banten terpantau ramai dan lancar pada H+3 Lebaran 2022.
Situasi arus balik kendaraan dari Pelabuhan Merak itu, tepatnya di Jalan Raya Serang-Tangerang, Exit Toll Bitung, Curug, Kabupaten Tangerang, baik dari arah Pelabuhan Merak menuju Jakarta serta sebaliknya, saat ini dalam kondisi normal tidak terjadi kepadatan yang berarti.
“Semuanya kondusif. Kepadatan lalu lintas saat ini cenderung didominasi oleh kendaraan arus balik Lebaran, baik itu roda dua maupun roda empat,” ujar Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Dicky Sutarman seperti dilansir dari Antara, Jumat.
Meskipun demikian, situasi yang terjadi tersebut belum menimbulkan penumpukan atau kemacetan pada periode arus balik Lebaran 2022 saat ini. "Untuk kendaraan yang melintas di jalur arteri saat ini imbang, baik dilalui roda dua dan empat," ucap Dicky.
Pihaknya memprediksi bahwa terjadinya puncak arus balik Lebaran melalui jalur arteri wilayah Kabupaten Tangerang akan terjadi pada Sabtu besok 7 Mei sampai Minggu 8 Mei 2022.
Oleh karena itu, lanjut Dicky, Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan, Polda Metro Jaya akan mempersiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dalam mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan selama puncak arus balik Lebaran.
Selain itu, pihaknya juga telah mendirikan beberapa posko pantau dan pengamanan serta pelayanan bagi para pemudik di sejumlah titik. "Untuk antisipasi penumpukan arus balik, Satlantas Tangsel mendirikan pos pantau di jalur keluar Tol Bitung untuk antisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan," ungkapnya.
Demam properti di Gading Serpong makin tak terbendung. Proyek ruko terbaru Pasadena Square South langsung diincar para investor sebelum resmi dipasarkan.
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews