ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits
Kamis, 17 September 2026 | 18:01
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TANGERANGNEWS.com-Beberapa titik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat terdampak banjir usai diguyur hujan lebat, pada Sabtu 30 April 2022. Termasuk juga rumah yang ditinggalkan mudik.
Namun, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut kerugian pada rumah yang terendam banjir tersebut tidak banyak dikarenakan sudah ada himbauan oleh RW setempat.
Sehingga beberapa barang berharga warga yang mudik sudah dinaikkan ke dataran yang lebih tinggi.
"Jadi relatif kerugian harta juga tidak banyak," ujarnya saat melakukan pemantauan di Pos Lebaran Muncul, Pamulang, dan German center, Minggu 1 Mei 2022.
Salah satu titik yang terdampak banji yakni Perumahan Puri Pamulang 2. Diketahui bahwa kondisi terkahir di wilayah tersebut sudah mulai kondusif.
Benyamin menambahkan penanggulangan banjir ini akan dilakukan usai Lebaran. “Termasuk membuat tanggul yang diupayakan akan menjadi kantung air,” jelasnya.
Seperti diketahui, tujuh wilayah di beberapa kecamatan Tangsel diterjang banjir hingga ketinggian 50 sentimeter pada Sabtu 30 April 2022. Banjir disebabkan karena hujan deras dan drainase yang tersumbat sampah.
Dari ketujuh titik banjir tersebut, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak. Di antaranya Kampung Bulak 65 KK, Pondok Maharta 280 KK, Pondok Safari 290 KK, Komplek Payung Mas 172 KK, Kampung Pocis 26 KK, dan Kampung Tembok Bolomg Rempoa 360 KK.
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TODAY TAGPidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.
Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews