2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan tunggal hingga menyebabkan korban tewas terjadi di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa 31 Mei 2022, dini hari.
Korbannya pengendara motor Yamaha RX King bernama Abdul Rohim. Ia tewas akibat menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Serang, setelah melaju dengan kecepatan tinggi.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Ketika itu korban tengah melaju dari arah Jayanti menuju Balaraja, dengan sepeda motornya yang tidak memiliki nomor polisi. Saat melintasi Jalan Raya Serang Km 31 depan Pasar Gembong, tiba-tiba korban hilang kendali.
"Korban nabrak pembatas jalan beton yang berada di tengah jalan. Akibatnya, Rohim meninggal dunia di lokasi," kata Kanit Laka Polresta Tangerang AKP Mulyadi, seperti dilansir dari Detik.
Akibat menabrak pembatas jalan dengan kencang, korban mengalami luka serius pada bagian kepalanya hingga tewas di tempat. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Balaraja Kabupaten Tangerang.
Namun polisi belum dapat memastikan apakah korban hilang kendali karena mengantuk atau dalam pengaruh minuman beralkohol. Pihak Kepolisian mengaku perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Masih kita dalami," jelas Mulyadi.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews