Connect With Us

BPBD Tangani 29 Rumah Rusak Terdampak Angin Puting Beliung di Teluknaga Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 5 Juni 2022 | 11:49

Rumah rusak diterjang angin puting beliung di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat ada 29 rumah rusak akibat dampak angin puting beliung di Kampung Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga.

Abdul Munir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang mengatakan, berdasarkan laporan ada 29 rumah yang rusak, di mana empat rumah rusak berat, dan 25 rumah rusak ringan. Rinciannya, di RT06/02 ada 25 kepala keluarga (KK), di RT03/02 ada 3 KK dan RT04/02 ada 1 KK.

"Di desa itu, masih didata untuk mengetahui dari segi kerusakan. Angin puting beliung datang bersamaan di saat hujan lebat yang turun sejak Kamis (2 Juni 2022), pukul 16.00 WIB," ujarnya, Sabtu 4 Juni 2022.

Setelah mendapatkan laporan, tim BPBD Kabupaten Tangerang langsung melakukan assessment terhadap kerusakan dan kerugian dampak bencana puting beliung di lokasi tersebut.

"Rata-rata rumah yang rusak sebagian besar atapnya terbang dibawa angin, ada juga satu rumah yang roboh terbuat dari bilik bambu milik salah satu warga di RT06/02, Desa Tanjung Pasir," tuturnya.

Menurut perkiraan BMKG, cuaca esktrem masih akan berlangsung sampai akhir bulan ini. Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti terus perkembangan cuaca.

"Cuaca ekstrem menurut BMKG di bulan Juni ini turun hujan, petir disertai angin kencang. Saya minta warga untuk selalu waspada," katanya.

Danpos Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang Oni Syahroni menambahkan pada hari Kamis kemarin, beberapa wilayah utara Tangerang diguyur hujan lebat disertai angin puting beliung, yang mengakibatkan kerusakan sedang hingga berat pada rumah warga.

"Tadi kami survei langsung ke lokasi, ada beberapa rumah yang rusak berat, sedang dan ringan di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga," ucap Oni.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill