Connect With Us

Ada Pameran Foto Eksplorasi Budaya Baduy dan Peranakan di Episode Hotel Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Juni 2022 | 08:44

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melihat pameran foto budaya Baduy dan Peranakan di Banten yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) di Episode Hotel Gading Serpong, Minggu 5 Juni 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pewarta Foto Indonesia (PFI) Tangerang bersama Episode Hotel Gading Serpong menyelenggarakan Pameran Foto Eksplorasi Budaya Baduy dan Peranakan Banten.

Pameran dibuka secara resmi oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Episode Hotel Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu, 5 Juni 2022, kemarin.

Sebanyak 30 foto dipamerkan setelah melalui proses seleksi dari 300 foto yang dikumpulkan karya fotografer berbagai daerah di Indonesia, dalam dua bulan terakhir. 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan apresiasi dan mendukung semangat pewarta dalam pameran foto ini.

“Mudah mudahan pameran ini bisa mendukung dan juga menginformasikan ke masyarakat terutama kepada pelanggan Hotel Episode,” katanya.

Menurut Zaki, Banten memiliki salah satu suku tertua yang ada di indonesia yang sampai hari ini memegang teguh tradisi dari leluhurnya dan ini tidak bisa dipungkiri.

Begitu juga dengan perkembangan peranakan dari abad ke-5, saat mulai berdatangan ekspedisi dari kerajaan maupun negara-negara lain di luar indonesia. Salah satunya adalah peradaban Tionghoa.

Zaki menilai, Hotel Episode yang mengambil tema desain interior budaya tradisi adat Baduy dan peranakan Tionghoa sudah tepat, karena lokasinya tidak jauh dari Sungai Cisadane.

“Peranakan Tionghoa itu semua masuk melalui Sungai Cisadane. Berawal dari hilirnya dulu Teluk Naga, Kosambi, Pakuhaji, sampai terus ke daerah Cisauk,” ujarnya. 

Tangerang menurut Zaki, merupakan daerah pusat transit untuk orang bepergian dari Batavia jaman dulunya ke daerah Banten. Karena merupakan daerah transit, otomatis banyak sekali suku bangsa yang kemudian tinggal dan menetap di wilayah Tangerang.

“Gerbangnya Indonesia ada di Tangerang. Mudah-mudahan, ini salah satu upaya kita mengenalkan Tangerang adalah bagian dari Banten yang dilakukan pada hari ini oleh pewarta foto di Tangerang,” ungkapnya.

Tangerang saat ini adalah daerah urban. Otomatis wilayah Tangerang merupakan tempat pencampuran adat istiadat. Maka dari itu budaya baduy dan peranakan Tionghoa harus dipegang erat. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pewarta yang sudah menggelar kegiatan hari ini. Foto itu bisa berbicara kepada para pengunjung nanti bagaimana sebetulnya adat istiadat dan budaya yang berkembang dari jaman dulu,” paparnya.

Ketua PFI Tangerang Faisal R Syam menjelaskan, PFI merupakan organisasi yang mewadahi pewarta foto PFI Tangerang didirikan pada 9 Januari 2021 dengan anggota sebanyak 30 orang.

Organisasi ini merupakan cabang ke-21 Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat yang terdaftar di Dewan Pers.

“Lebih dari 700 pewarta foto tercatat sebagai anggota PFI. Kami menggelar beragam kegiatan bermanfaat dalam mengembangkan kreativitas pewarta foto maupun pendekatan bersifat edukatif kepada masyarakat secara berkala,” katanya.

Foto-foto di wilayah Banten tersebut juga diunggah ke media sosial sebagai syarat lomba, sehingga memberi warna serta pengetahuan baru mengenai budaya Baduy dan Peranakan Tionghoa di Banten.

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill