Banjir melanda Kampung Cirumpak dan Kampung Beting di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Banjir melanda Kampung Cirumpak dan Kampung Beting di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, karena meluapnya Sungai Cisadane akibat kiriman air dari Bogor menyebabkan ratusan warga terdampak.
Banjir tersebut terjadi pada Selasa 7 Juni 2022 pagi. Ketinggian debit air saat banjir diperkirakan mencapai 40 sentimeter sampai 70 sentimeter.
"Meluapnya debit air Kali Cisadane yang masuk ke perkampungan sehingga menyebabkan banjir," ujar Abdul Mudir, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang.
"Sudah mulai surut," jelasnya.
BPBD Kabupaten Tangerang telah melakukan asesmen. Berdasarkan data, banjir ini mengakibatkan dua kampung tergenang.
Seperti di Kampung Cirumpak RT 13/7 terdata 100 rumah terendam. Kemudian di Kp Beting RT 14/8 ada 120 rumah, RT 15/8 ada 135 rumah, dan RT 16/8 ada 137 rumah.
"Jumlah warga yang terdampak ada 520 KK (Kartu Keluarga), dan 1.704 jiwa terdampak," ungkapnya.
Saat ini, para warga terdampak membutuhkan bantuan berupa logistik.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""