Connect With Us

40 Rumah Terdampak Banjir di Jayanti Tangerang, Akses Jalan Terganggu

Tim TangerangNews.com | Selasa, 24 Mei 2022 | 07:58

Peninjauan lokasi banjir di Perumahan Cikande Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Senin 23 Mei 2022. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com–Banjir yang terjadi di perumahan wilayah Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menjadi perhatian jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang melalui Tim Satuan Perlindungan Masyarakat melakukan peninjauan lokasi banjir yang berlokasi di Perumahan Cikande Kecamatan Jayanti pada Senin 23 Mei 2022.

Saat peninjauan ke lokasi banjir, tim didampingi oleh Binamas dan Babinsa serta aparatur desa setempat.

Banjir ini diakibatkan oleh curah hujan yang cukup deras, sehingga menyebabkan meluapnya bantaran Kali Cidurian. Salah satu perumahan di Desa Cikande bahkan sampai  tergenang banjir setinggi 50 sentimeter sampai 1 meter.

Berdasarkan data yang diperoleh, kurang lebih terdapat 40 rumah yang terdampak banjir dan menyebabkan sebagian akses jalan tergenang air sehingga menjadi terganggu.

Dari hasil temuan di lapangan juga diketahui banjir yang menggenangi rumah warga mulai surut dan akses jalan sudah mulai dapat dilintasi warga sekitar, meskipun air masih menggenang di halaman depan rumah bahkan masih ada yang masuk ke rumah warga.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill