Connect With Us

Perum Bonang Tangerang Kebanjiran

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 18 Mei 2022 | 19:57

Area Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka (Bonang), Kabupaten Tangerang banjir setelah diguyur hujan deras, Rabu 18 Mei 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Area Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka (Bonang), Kabupaten Tangerang banjir setelah diguyur hujan deras, Rabu 18 Mei 2022.

Dalam video yang viral di media sosial, genangan banjir masuk ke pemukiman dan rumah warga. Tampak, banjir yang menggenangi rumah warga itu dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.

"Rumah aing (saya) blok SS juga banjir," ujar Abdul Rohman Soleh dalam komentarnya.

Banjir di Perumahan Bonang ini membuat warga kaget. Pasalnya, meskipun lingkungannya tergenang, belum pernah separah kali ini.

"Jalan utama sudah kayak kali," kata Abdul Rohman Soleh.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama banjir di Perumahan Bonang ini selain karena tingginya curah hujan.

TangerangNews masih berupaya mengkonfirmasi insiden tersebut. Namun, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir belum merespons.

KAB. TANGERANG
Puluhan Rumah di Vila Tomang Baru Tangerang Terendam Banjir Akibat Luapan Situ Gelam

Puluhan Rumah di Vila Tomang Baru Tangerang Terendam Banjir Akibat Luapan Situ Gelam

Senin, 12 Januari 2026 | 20:27

Akibat diguyur hujan selama dua hari satu malam, puluhan rumah di Vila Tomang, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terendam banjir, Senin 12 Januari 2026. Sejumlah warga terdampak pun mengungsi.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill