Connect With Us

Perum Bonang Tangerang Kebanjiran

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 18 Mei 2022 | 19:57

Area Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka (Bonang), Kabupaten Tangerang banjir setelah diguyur hujan deras, Rabu 18 Mei 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Area Perumahan Dasana Indah, Bojong Nangka (Bonang), Kabupaten Tangerang banjir setelah diguyur hujan deras, Rabu 18 Mei 2022.

Dalam video yang viral di media sosial, genangan banjir masuk ke pemukiman dan rumah warga. Tampak, banjir yang menggenangi rumah warga itu dengan ketinggian sekitar 40 sentimeter.

"Rumah aing (saya) blok SS juga banjir," ujar Abdul Rohman Soleh dalam komentarnya.

Banjir di Perumahan Bonang ini membuat warga kaget. Pasalnya, meskipun lingkungannya tergenang, belum pernah separah kali ini.

"Jalan utama sudah kayak kali," kata Abdul Rohman Soleh.

Belum diketahui secara pasti penyebab utama banjir di Perumahan Bonang ini selain karena tingginya curah hujan.

TangerangNews masih berupaya mengkonfirmasi insiden tersebut. Namun, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir belum merespons.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill